BREAKING NEWS
Rabu, 14 Januari 2026

Tingkatkan Program MBG, Sekolah Kini Tambah Jam Pelajaran Ilmu Gizi untuk Siswa: BGN Libatkan Guru dan Mahasiswa KKN

Adam - Minggu, 11 Januari 2026 11:36 WIB
Tingkatkan Program MBG, Sekolah Kini Tambah Jam Pelajaran Ilmu Gizi untuk Siswa: BGN Libatkan Guru dan Mahasiswa KKN
Dapur SPPG program MBG. (foto: Dapur Kedondong/fb)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TULUNGAGUNG Pemerintah akan melibatkan guru sekolah dalam program pendidikan gizi bagi siswa penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG).

Penambahan jam pelajaran ilmu gizi ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman siswa tentang nilai gizi serta pentingnya pemenuhan kebutuhan nutrisi sehari-hari.

Wakil Ketua Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang mengatakan, kehadiran guru dalam pendidikan gizi menjadi langkah strategis agar pemahaman siswa tidak hanya bersifat teori, tetapi juga berdampak pada perilaku makan sehari-hari.

Baca Juga:

"Saya kemarin sudah bertemu dengan Dirjen PAUD dan Dikdasmen. Saya meminta agar di sekolah-sekolah nanti ada jam pelajaran gizi," kata Nanik dalam acara Sosialisasi dan Penguatan Tata Kelola MBG serta Pengawasan Satuan Pelaksanaan Pelayanan Gizi (SPPG) di Tulungagung, Sabtu (10/1/2026).

Dengan pembelajaran gizi yang lebih terstruktur, Nanik berharap siswa akan lebih sadar akan manfaat mengonsumsi sayur, lauk, buah, dan susu.

Dampak positifnya, tidak hanya kesehatan yang meningkat, tetapi juga pengurangan jumlah makanan yang terbuang.

Program MBG kini dijalankan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 28 Tahun 2025 yang membentuk Tim Koordinasi Pelaksanaan Program MBG.

Tim ini terdiri dari 17 kementerian dan lembaga, diketuai oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, dengan Nanik menjabat sebagai Ketua Pelaksana Harian.

Sebelumnya, pendidikan gizi di sekolah dilaksanakan oleh Kepala SPPG secara berkala.

Kini, guru diberi peran utama sebagai pendidik gizi, termasuk dalam penyuluhan langsung kepada siswa.

Selain itu, BGN juga menjalin kerja sama dengan Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi, melibatkan perguruan tinggi untuk riset terkait MBG, serta memanfaatkan mahasiswa yang tengah menjalani program KKN sebagai penyuluh gizi di desa-desa lokasi KKN.

Langkah ini diharapkan bisa memperkuat literasi gizi anak-anak sekolah sekaligus memastikan implementasi MBG lebih efektif dan tepat sasaran.*

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Google Bantah Janji Beri Imbalan ke Pejabat Kemendikbudristek: Investasi di Gojek Tak Ada Hubungan dengan Kasus Chromebook Nadiem
Warga Bireuen dan Aceh Tamiang Tolak Hunian Sementara, BNPB Fokus Fasilitasi Hunian Tetap
Situasi Iran Kian Memanas, Trump Klaim AS “Siap Membantu” Demonstran Anti-Pemerintah
Tekankan Kolaborasi 42 OPD untuk Tata Kelola Pemerintahan Lebih Efektif, Pj Sekdaprov Sumut Ingatkan: Tangani Masalah, Jangan Salahkan Pejabat Lama
Panggung Dunia, Rumah Sendiri Retak
Eksepsi Nadiem Makarim Ditolak, Saksi Ungkap Kejanggalan Pengadaan Chromebook 2019–2022
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru