BREAKING NEWS
Selasa, 13 Januari 2026

Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Strategi Pemerintah Entaskan Kemiskinan Lewat Pendidikan

Abyadi Siregar - Senin, 12 Januari 2026 11:43 WIB
Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Strategi Pemerintah Entaskan Kemiskinan Lewat Pendidikan
Presiden Prabowo Subianto tiba di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026). (foto: tangkapan layar yt setpres)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANJARBARU – Presiden Prabowo Subianto tiba di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026) sekitar pukul 11.00 WITA, untuk meresmikan 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi di seluruh Indonesia.

Kunjungan kerja ini menandai langkah strategis pemerintah dalam memperkuat fondasi pendidikan nasional, terutama bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.


Setibanya di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS), Presiden meresmikan Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Banjarbaru sebagai pusat peluncuran program Sekolah Rakyat secara nasional.

Baca Juga:

Acara dihadiri oleh sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, kepala daerah, dan sekitar dua ribu peserta dari berbagai unsur.

Program Sekolah Rakyat dirancang sebagai ruang belajar layak, terjangkau, dan inklusif, sekaligus menjadi instrumen untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui pendidikan.

"Program ini diharapkan menjadi pintu masuk mobilitas sosial dan peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini," ujar pejabat Kemensos dalam keterangan resmi.

Peresmian ini juga menampilkan penampilan siswa dari berbagai daerah, termasuk Jakarta, Bogor, Bekasi, Tangerang Selatan, Aceh Besar, Malang, Probolinggo, Jombang, Pasuruan, Kupang, Makassar, hingga Jayapura.

Mereka menampilkan paduan suara, teater, pidato, dan atraksi baris-berbaris di hadapan Presiden.

Sejak 2025, sebanyak 166 Sekolah Rakyat Rintisan telah beroperasi dengan total 14.846 siswa, didukung 2.218 guru dan 4.889 tenaga kependidikan.

Tahun ini, pemerintah mulai membangun 104 Sekolah Rakyat Permanen di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Sumatera, Jawa, Bali-Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Selain pendidikan, program Sekolah Rakyat juga terintegrasi dengan berbagai program sosial nasional.

Siswa memperoleh dukungan kesehatan dan gizi, sementara keluarga mereka mendapatkan bantuan sosial, program pemberdayaan ekonomi, akses hunian layak, hingga keanggotaan Koperasi Desa Merah Putih.

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
TAPA dan Banggar DPRA Bahas Tindak Lanjut Evaluasi APBA 2026, Fokus Penanganan Pasca Bencana Aceh
Rupiah Tertekan Defisit APBN 2025, Dibuka Melemah ke Rp16.840/USD
Presiden Prabowo Genjot Hilirisasi! Enam Proyek Bernilai US$6 Miliar Siap Groundbreaking Februari 2026
IHSG Dibuka Menguat 0,44% di Level 8.975, Sentimen Global dan January Effect Jadi Pendorong
Presiden Prabowo Dorong Pengembangan Industri Semikonduktor untuk Perkuat Otomotif dan Elektronik Nasional
Gubernur Bobby Tetapkan Tujuh Komitmen Bersama untuk Perkuat Sinergi OPD, Ini Isinya!
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru