BREAKING NEWS
Selasa, 13 Januari 2026

Saifullah Yusuf Menitikkan Air Mata Saat Peresmian Sekolah Rakyat di Banjarbaru: “Ini Sejarah untuk Anak Bangsa”

Adam - Senin, 12 Januari 2026 14:21 WIB
Saifullah Yusuf Menitikkan Air Mata Saat Peresmian Sekolah Rakyat di Banjarbaru: “Ini Sejarah untuk Anak Bangsa”
Presiden Prabowo Subianto merangkul Menteri Sosial Saifullah Yusuf usai menyampaikan pidato dalam peresmian Sekolah Rakyat rintisan di Banjarbaru, Senin (12/1/2026). (foto: tangkapan layar yt setpres)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANJARBARU — Menteri Sosial Saifullah Yusuf tak kuasa menahan haru saat menyampaikan pidato dalam peresmian Sekolah Rakyat rintisan di Banjarbaru, Senin (12/1/2026).

Di hadapan Presiden Prabowo Subianto, Saifullah menegaskan tekad pemerintah untuk meningkatkan derajat anak-anak dari keluarga miskin melalui akses pendidikan yang merata dan berkualitas.

Program Sekolah Rakyat kini telah tersebar di 166 titik di seluruh Indonesia.

Baca Juga:

"Karena ini saya anggap sejarah, bismillahirrahmanirrahim. Kami ingin memastikan gagasan ini dikenang sebagai peristiwa sejarah," kata Saifullah dengan suara bergetar, dikutip dari Antara.

Sekolah Rakyat dirancang untuk memastikan anak-anak yang selama ini berada di tepian pembangunan dapat berdiri sejajar dengan anak-anak lainnya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Program ini menyasar keluarga dengan tingkat ekonomi terendah, yakni desil 1 hingga 4 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Selain pendidikan, program ini mengintegrasikan berbagai layanan pemerintah, seperti:
- Cek Kesehatan Gratis
- Makan Bergizi Gratis
- Jaminan Kesehatan PBI-JK
- Koperasi Desa Merah Putih
- Program Tiga Juta Rumah bagi keluarga siswa penerima manfaat

Menurut data Kementerian Sosial, hingga 2025, Sekolah Rakyat rintisan telah menampung hampir 16.000 siswa, dengan dukungan sekitar 2.400 guru dan lebih dari 4.000 tenaga kependidikan untuk jenjang SD, SMP, dan SMA atau sederajat.

"Di masa depan, ketika anak-anak di tepian sungai, lereng bukit, dan sudut-sudut negeri berdiri sejajar di tengah bangsa ini, orang akan berkata pelan, pernah ada seorang Presiden yang menanam harapan dan menamainya Sekolah Rakyat," ujar Saifullah.

Menteri Sosial menegaskan bahwa gagasan Sekolah Rakyat merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Usai menyampaikan pidato, Saifullah terlihat menitikkan air mata saat turun dari podium.

Ia membungkukkan badan sebagai tanda hormat kepada Presiden Prabowo Subianto, yang kemudian menyambutnya dengan merangkul bahu sebelum keduanya duduk berdampingan.*


(vo/ad)

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Polres Gianyar Perketat Pengamanan Pasar Seni Ubud untuk Jaga Kamtibmas Wisata
Pemerintah Alokasikan Rp268 Triliun untuk MBG 2026, Lima Kali Lipat dari Tahun Lalu
Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Strategi Pemerintah Entaskan Kemiskinan Lewat Pendidikan
TAPA dan Banggar DPRA Bahas Tindak Lanjut Evaluasi APBA 2026, Fokus Penanganan Pasca Bencana Aceh
Rupiah Tertekan Defisit APBN 2025, Dibuka Melemah ke Rp16.840/USD
Presiden Prabowo Genjot Hilirisasi! Enam Proyek Bernilai US$6 Miliar Siap Groundbreaking Februari 2026
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru