Malam Minggu Bareng Warga Medan Tembung, Rico Waas Dengar Keluhan hingga Janjikan 30 Truk Sampah
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengisi malam minggu bersama warga Medan Tembung pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Melalui kegi
PEMERINTAHAN
MEDAN – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyiapkan anggaran Rp43 miliar untuk program Unggulan Bersekolah Gratis (PUBG) yang akan diluncurkan pada tahun ajaran 2026-2027.
Program ini menjadi kebijakan strategis daerah untuk memastikan akses pendidikan gratis, khususnya bagi siswa di wilayah terdampak bencana.
Kepala Dinas Pendidikan Sumut, Alexander Sinulingga, mengatakan awalnya program ini hanya diperuntukkan bagi siswa di Kepulauan Nias.Baca Juga:
Namun, setelah terjadinya bencana di 18 kabupaten/kota, cakupan program diperluas ke Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, Kota Sibolga, dan Langkat.
"Bapak Gubernur mengarahkan agar program ini tidak hanya difokuskan di Kepulauan Nias, tetapi diperluas ke daerah-daerah yang terdampak bencana," ujar Alexander di Kantor Gubernur Sumut, Rabu (21/1/2026).
Dari sisi sasaran, sekitar 41.000 siswa di Kepulauan Nias akan menerima manfaat program ini, dengan alokasi anggaran Rp21 miliar.
Sementara itu, 51.000 siswa di lima kabupaten/kota terdampak bencana akan mendapatkan dana sekitar Rp22 miliar.
"Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp43 miliar, mencakup seluruh siswa di wilayah sasaran," jelas Alexander.
Pelaksanaan program PUBG akan menggunakan skema Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Daerah, yang ditransfer langsung ke rekening sekolah.
Model ini memungkinkan sekolah mengelola kebutuhan operasional secara mandiri dan transparan, tanpa membedakan latar belakang ekonomi siswa.
"Tidak ada klasifikasi siswa mampu atau kurang mampu. Semua siswa ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah," kata Alexander.
Ia menambahkan bahwa besaran dana yang diterima sekolah lebih besar dibandingkan skema SPP sebelumnya, agar operasional sekolah tetap berjalan optimal.
Gubernur Sumatera Utara juga menekankan agar kualitas pendidikan tidak tergerus meskipun biaya sekolah digratiskan.
Dinas Pendidikan akan melakukan sosialisasi menyeluruh kepada sekolah, pemerintah kabupaten/kota, dan masyarakat untuk memastikan implementasi program berjalan lancar.
"Mutu pembelajaran harus tetap terjaga, meskipun semua biaya pendidikan ditanggung pemerintah," pungkas Alexander.*
(sp/ad)
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengisi malam minggu bersama warga Medan Tembung pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Melalui kegi
PEMERINTAHAN
JAKARTA Gedung Kesenian Jakarta menjadi ruang perjumpaan beragam ekspresi seni tradisi dalam Festival Bedhayan ke6 Tahun 2026 yang dige
SENI DAN BUDAYA
JAKARTA Polda Metro Jaya akan memanggil mantan ketua yayasan sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, berinisia
HUKUM DAN KRIMINAL
SERDANG BEDAGAI Seorang perempuan lanjut usia bernama Rasiyah, 69 tahun, menjadi korban penganiayaan yang dilakukan cucu kandungnya send
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Sepasang suami istri, Budi Ikhsan, 66 tahun, dan Nurhayati Damanik, 58 tahun, ditangkap Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi menyampaikan keprihatinan atas temuan ratusan senjata,
NASIONAL
JAKARTA Jengkol dikenal sebagai salah satu bahan makanan dengan cita rasa khas yang digemari banyak orang. Namun, aroma yang menyengat dan
KESEHATAN
JAKARTA Kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk pertama kalinya dilaporkan berhasil merancang virus biologis baru yang
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Harga emas Antam pada Minggu, 9 Agustus 2026, terpantau tidak mengalami perubahan dibandingkan perdagangan sebelumnya. Harga ema
EKONOMI
JAKARTA Pengamat koperasi Dewi Tenty Septi Artiany menilai program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih belum sepenuhnya menerapkan prinsi
EKONOMI