Pernyataan ini disampaikannya saat berkunjung ke Sekolah Rakyat-Sentra Insyaf di Kecamatan Kutalimbaru, Deli Serdang, Sumatera Utara, Sabtu (31/1/2026). (Foto: Kementerian Sosial RI / FB)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
Ia menambahkan, seleksi siswa dilakukan melalui penjangkauan, bukan pendaftaran umum, dengan prioritas keluarga berada pada desil 1-2 Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Calon siswa yang memenuhi kriteria akan didatangi pendamping sosial atau PKH untuk dialog keluarga, kemudian diajukan ke Bupati dan Kementerian Sosial untuk verifikasi akhir.
"Ini perlu saya sampaikan supaya semua paham. Semua ikut mengawasi, jika ada yang melihat keluarga tidak layak, segera dilaporkan," kata Gus Ipul.
Selain menyampaikan pesan anti-korupsi, Gus Ipul mengaku senang melihat suasana belajar di Sekolah RakyatDeli Serdang.
Dengan jumlah siswa 150 orang, proses pembelajaran enam bulan terakhir berjalan lancar berkat kerja keras kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan.
"Saya gembira di sini. Anak-anak semakin nyaman mengikuti proses pembelajaran," ujarnya menutup kunjungan.*
(k/dh)
Editor
: Adam
Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Harus Bebas Titipan, Suap, dan Praktik Kongkalikong