Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) melantik 85 dokter gigi baru melalui prosesi pengambilan sumpah profesi yang digelar di DoubleTree by Hilton Jakarta Bintaro Jaya, Selasa, 3 Maret 2026. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
Pada periode pertama Ujian Kompetensi Nasional Mahasiswa Profesi KedokteranGigi, sebanyak 85 peserta dinyatakan kompeten.
Tingkat kelulusan mencapai 97 persen pada Computer Based Test (CBT) dan 100 persen pada Objective Structured Clinical Examination (OSCE).
Bahkan, salah satu lulusan berhasil meraih peringkat dua secara nasional.
Menurut Tjokro, kontribusi FakultasKedokteranGigi Universitas Moestopo terhadap penyediaan tenaga dokter gigi di Indonesia cukup signifikan.
"Dari sekitar 42 ribu dokter gigi di Indonesia, sekitar 10 persen di antaranya merupakan alumni FakultasKedokteranGigi Universitas Moestopo," kata dia.
Para dokter gigi yang baru dilantik diwajibkan menjalani masa pengabdian serta pemantapan profesi selama enam bulan di rumah sakit maupun puskesmas sebelum menjalankan praktik profesional secara penuh.
Dalam kesempatan tersebut, Tjokro juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi Kode Etik KedokteranGigi Indonesia (KODEKGI) sebagai landasan moral dalam menjalankan profesi.
Ia turut menyoroti perkembangan teknologi yang semakin pesat di bidang kedokteran gigi, seperti pemanfaatan Artificial Intelligence (AI), pencitraan digital, hingga teknologi 3D printing yang dinilai dapat meningkatkan akurasi diagnosis dan kualitas pelayanan kesehatan gigi.
"Teknologi memungkinkan diagnosis lebih akurat, mempercepat proses perawatan, serta meningkatkan kenyamanan pasien," ujarnya.
Rektor Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), Dr. H. Muhammad Saefulloh, M.Si, turut menyampaikan ucapan selamat kepada para lulusan dan orang tua yang telah mendampingi perjalanan pendidikan hingga tahap profesi.
Ia mengingatkan bahwa universitas tersebut didirikan oleh Pahlawan Nasional Mayjen TNI (Purn.) Prof. Dr. Moestopo, yang memiliki visi besar membangun pendidikan berkualitas bagi bangsa.
Dalam prosesi sumpah kali ini, salah satu lulusan yang turut menjadi perhatian adalah drg. Farhany Sefina, yang diketahui merupakan cicit dari pendiri Universitas Moestopo.