BREAKING NEWS
Senin, 23 Maret 2026

Kesempatan Baru! Program Pelatihan Vokasi Kemnaker Kini Tanpa Batasan Tahun Kelulusan

Raman Krisna - Senin, 23 Maret 2026 14:54 WIB
Kesempatan Baru! Program Pelatihan Vokasi Kemnaker Kini Tanpa Batasan Tahun Kelulusan
Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah. (foto: Biro Humas Kemnaker)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali melakukan terobosan dengan memperluas akses Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 1.

Salah satu perubahan signifikan dalam kebijakan tersebut adalah dihapusnya batasan tahun kelulusan.

Hal ini membuka kesempatan bagi lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat, termasuk lulusan lama, untuk bergabung dalam program pelatihan yang ditargetkan untuk 20.000 peserta.

Baca Juga:

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah, menjelaskan bahwa kebijakan ini diambil untuk menjangkau lebih banyak masyarakat, tidak hanya lulusan baru, tetapi juga lulusan lama yang masih membutuhkan penguatan keterampilan.

"Keputusan ini diambil agar semua lapisan masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan peningkatan kompetensi, bisa mengakses pelatihan. Kami ingin memastikan setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan keterampilannya, terlepas dari kapan mereka lulus," ujar Darmawansyah dalam siaran pers resmi Kemnaker, Jumat (20/3).

Sebelumnya, Program Pelatihan Vokasi hanya diperuntukkan bagi lulusan tahun 2023–2025.

Kini, ketentuan tersebut dihapus untuk memperluas kesempatan dan meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia di pasar global.

Perubahan ini dianggap penting karena masih banyak lulusan SMA/SMK/MA sederajat yang belum dapat mengikuti pelatihan vokasi untuk memperkuat kualifikasi mereka di dunia kerja.

Dengan perubahan ini, lulusan lama kini memiliki peluang untuk kembali meningkatkan kompetensinya.

Pelatihan vokasi yang diselenggarakan oleh Kemnaker akan lebih berfokus pada kebutuhan dunia usaha dan industri (link and match).

Hal ini memastikan bahwa peserta tidak hanya memperoleh keterampilan, tetapi juga keterampilan yang relevan dan aplikatif sesuai dengan kebutuhan pasar.

Peserta kini dapat mengakses program pelatihan ini tidak hanya melalui Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Kemnaker atau Balai Latihan Kerja (BLK), tetapi juga melalui lembaga pelatihan milik pemerintah daerah.

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Menaker Yassierli: Mudik Pekerja Bukan Sekadar Agenda Tahunan, Tapi Wujud Nyata Perhatian terhadap Kesejahteraan
Posko THR dan BHR Kemnaker Siaga Selama Libur Nyepi dan Idulfitri 2026, Pekerja Tetap Bisa Adukan Masalah THR
Menaker Yassierli: Hubungan Industrial yang Sehat Memerlukan Kepedulian Manajemen dan Pekerja
Menaker Yassierli Lepas 649 Pemudik Program Mudik Bersama Indomie, Tekankan Kepedulian Perusahaan pada Mitra Usaha
Kemnaker Fasilitasi Mudik Gratis 12.690 Pekerja dan Ojol, Pastikan Selamat hingga Kampung Halaman
80 Pelajar Sangasanga Tamat Kelas Bahasa Inggris PEP, Program Pendidikan Gratis Berlanjut"
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru