Terpukau Danau Toba, Pelari 34 Negara Bilang “Ini Surga” di Trail of The Kings UTMB 2026
SAMOSIR Trail of The Kings Ultra Trail du Mont Blanc (UTMB) 2026 resmi berakhir, tapi cerita tentang keindahan Danau Toba masih terus di
OLAHRAGA
JAKARTA – Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayanti, menanggapi wacana pemerintah yang berencana mengalihkan kegiatan belajar siswa ke pembelajaran daring mulai April 2026.
Esti menegaskan ketidaksepakatan atas kebijakan ini, mengingat dampak negatif yang ditinggalkan oleh sistem pembelajaran jarak jauh selama pandemi COVID-19.
Menurut Esti, meski kebijakan tersebut bertujuan untuk efisiensi dan penghematan energi, hal ini justru berisiko merugikan dunia pendidikan.Baca Juga:
"Pembelajaran daring saat pandemi COVID-19 meninggalkan berbagai masalah yang tidak sederhana," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (23/3).
Ia menilai bahwa strategi tersebut kurang efektif dalam mendukung perkembangan akademik dan psikologis siswa.
Dampak yang dimaksud oleh Esti mencakup sejumlah masalah, mulai dari kemampuan siswa dalam menyerap materi pelajaran, kedisiplinan, hingga kendala dalam teknologi yang tidak merata di seluruh wilayah.
Ia menegaskan, problematika ini tak dapat diabaikan, karena sangat berpengaruh terhadap kualitas pendidikan di Indonesia.
Salah satu dampak signifikan yang terjadi akibat pembelajaran daring selama pandemi adalah learning loss, di mana siswa cenderung kehilangan minat belajar dan semakin melupakan materi pelajaran.
Esti menyebutkan bahwa penurunan kemampuan kognitif pelajar setelah kebijakan daring terlihat jelas dalam beberapa hasil pemantauan tumbuh kembang anak di Indonesia.
Selain itu, sistem pembelajaran jarak jauh juga memengaruhi aspek psikologis dan kesehatan fisik anak-anak.
"Pembelajaran daring kesulitan untuk mengembangkan aspek afektif siswa, seperti kepribadian, sikap, dan karakter," kata Esti, menyoroti kesulitan dalam mengajarkan nilai-nilai tersebut secara efektif melalui platform digital.
Melihat berbagai dampak yang timbul, Esti mengimbau pemerintah untuk mencari solusi lain yang lebih tepat dalam menghadapi tantangan global.
Ia menegaskan bahwa pendidikan anak-anak harus menjadi prioritas utama, dan tidak boleh dikorbankan demi efisiensi atau penghematan energi, yang berpotensi menyebabkan dampak jangka panjang bagi generasi mendatang.
"Masih ada langkah alternatif terbaik untuk mengatasi persoalan ekonomi, tanpa harus mengorbankan kualitas pendidikan anak-anak kita," ujar Esti, yang mengajak pemerintah untuk berpikir lebih jangka panjang demi masa depan generasi bangsa.*
(at/ad)
SAMOSIR Trail of The Kings Ultra Trail du Mont Blanc (UTMB) 2026 resmi berakhir, tapi cerita tentang keindahan Danau Toba masih terus di
OLAHRAGA
JAKARTA Pemerintah menyatakan belum membahas usulan menjadikan gula pasir sebagai salah satu komponen dalam program bantuan pangan nasio
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan menerima putusan pengadilan terhadap mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanue
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap akan dilanjutkan meskipun menjadi salah satu tuntutan penghentian
NASIONAL
MEDAN Rupiah saat ini menjadi mata uang resmi yang digunakan masyarakat Indonesia dalam setiap aktivitas ekonomi. Namun, jauh sebelum Ru
SENI DAN BUDAYA
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah tersebut masih dalam kondisi aman dan me
EKONOMI
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) ter
EKONOMI
SEMARANG Perjalanan hidup seseorang terkadang tidak hanya ditentukan oleh satu profesi atau satu bidang yang ditekuni. Hal itu tergambar
SOSOK
JAKARTA Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., bersama Panitia Khusus (Pansus) Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dewan Perwak
PEMERINTAHAN
JAKARTA Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal S.E., M.AP., menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) II Himpunan Keluarga Besar Masyarakat Kabup
PEMERINTAHAN