BREAKING NEWS
Rabu, 17 Juni 2026

LPAI Batu Bara Peringatkan Ancaman Judi Online dan Krisis Literasi, Generasi Emas 2045 Terancam

Muhammad Taufik - Rabu, 17 Juni 2026 18:22 WIB
LPAI Batu Bara Peringatkan Ancaman Judi Online dan Krisis Literasi, Generasi Emas 2045 Terancam
Pengawas DPD Lembaga Perlindungan Anak Indonesia Kabupaten Batu Bara, Radit Ghali Sudewo. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BATU BARA – Impian mewujudkan Indonesia Emas 2045 yang menjadi salah satu visi besar Presiden Prabowo Subianto membutuhkan generasi muda yang unggul, berkarakter, serta memiliki kemampuan literasi yang kuat. Namun di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, muncul tantangan serius berupa menurunnya minat baca dan meningkatnya ketergantungan anak terhadap gadget yang berpotensi mengancam kualitas generasi penerus bangsa.

Pengawas DPD Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Kabupaten Batu Bara, Radit Ghali Sudewo, menegaskan bahwa bonus demografi yang akan dinikmati Indonesia pada tahun 2045 hanya akan menjadi keuntungan apabila generasi muda dibekali kemampuan berpikir kritis, kreativitas, serta budaya literasi yang baik.

Menurutnya, tanpa pengawasan dan pendampingan yang tepat, bonus demografi justru dapat berubah menjadi bencana demografi karena anak-anak tumbuh dalam ketergantungan terhadap dunia digital tanpa kontrol yang memadai.

Baca Juga:

"Indonesia Emas 2045 tidak hanya membutuhkan generasi yang menguasai teknologi, tetapi juga generasi yang memiliki kemampuan berpikir kritis, berkarakter, dan gemar membaca," ujarnya.

Data Programme for International Student Assessment (PISA) 2022 menunjukkan kemampuan membaca pelajar Indonesia mengalami penurunan signifikan. Skor membaca Indonesia tercatat hanya 359 poin, menjadi yang terendah sejak tahun 2000. Bahkan, hanya sekitar 25 persen siswa Indonesia yang mampu mencapai tingkat kompetensi membaca minimum (Level 2), jauh di bawah rata-rata negara lain yang mencapai 74 persen.

Di sisi lain, penggunaan perangkat digital di kalangan pelajar terus meningkat. Sekitar 62 persen siswa Indonesia diketahui menghabiskan lebih dari satu jam setiap hari menggunakan perangkat digital untuk aktivitas hiburan di luar sekolah. Sementara itu, sekitar 25 persen siswa mengaku penggunaan perangkat digital kerap mengganggu konsentrasi mereka saat proses belajar berlangsung.

Kondisi tersebut juga menjadi perhatian di Kabupaten Batu Bara. Berdasarkan data kependudukan hingga akhir tahun 2024, sekitar 66,83 ribu jiwa atau 14,07 persen penduduk Kabupaten Batu Bara merupakan lulusan SMP.

Adapun rincian tingkat pendidikan masyarakat menunjukkan sebanyak 27,76 persen penduduk tidak atau belum pernah sekolah, 12,83 persen belum tamat SD, 23 persen tamat SD, 14,07 persen tamat SMP, 18,57 persen tamat SMA, 1,16 persen lulusan Diploma (D1-D3), dan hanya 2,60 persen yang berhasil menamatkan pendidikan hingga jenjang Sarjana (S1-S3).

"Data ini menjadi gambaran bahwa peningkatan kualitas pendidikan dan literasi masih menjadi pekerjaan rumah bersama yang harus mendapat perhatian serius dari seluruh elemen masyarakat," kata Radit.

Ia menjelaskan bahwa perkembangan teknologi merupakan sesuatu yang tidak dapat dihindari. Anak-anak harus dikenalkan dengan teknologi agar mampu mengikuti perkembangan zaman dan menjadi bagian dari generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan.

Namun demikian, penggunaan teknologi harus dibarengi dengan pengawasan yang kuat dari orang tua. Sebab, selain memberikan manfaat, ruang digital juga menyimpan berbagai ancaman, mulai dari konten negatif hingga praktik judi online yang kini mulai menyasar anak-anak.

Berdasarkan data Kementerian Komunikasi dan Digital, sekitar 440 ribu anak berusia 10 hingga 20 tahun di Indonesia terindikasi terlibat dalam aktivitas judi online. Lebih mengkhawatirkan lagi, sekitar dua persen di antaranya merupakan anak-anak yang masih berusia di bawah 10 tahun.

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Semen Hilang dari Pasaran, Harga Meroket! Warga Sumut Curiga Ada Permainan
Ranjana Muhtasya Binti Saharuddin Ucapkan Selamat kepada Said Iqbal atas Pengangkatan sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan
Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Asahan Berlangsung Khidmat, Bupati Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan Bangsa
Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim Batubara Bersilaturahmi Bersama Jemaah Haji Kota Tanjungbalai
5 Pantai Terindah di Batubara Sumut, Cocok untuk Liburan Keluarga
Gebyar PBB-P2 2026, Pemkab Batubara Perkuat Pendapatan Daerah dan Digitalisasi Pajak
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru