BREAKING NEWS
Selasa, 04 Agustus 2026

Trump Pilih Diplomasi Ketimbang Perang, Perundingan dengan Iran Dimulai Hari Ini

Adelia Syafitri - Senin, 03 Agustus 2026 11:03 WIB
Trump Pilih Diplomasi Ketimbang Perang, Perundingan dengan Iran Dimulai Hari Ini
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto: AP)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan perundingan dengan Iran akan dimulai Senin sore waktu setempat. Trump menyatakan keyakinannya bahwa kesepakatan terkait Selat Hormuz dan program nuklir Teheran dapat segera tercapai.

Berbicara kepada wartawan di dalam pesawat Air Force One pada Minggu (2/8/2026), Trump mengatakan pembicaraan dengan Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, dan Iran mendorongnya membatalkan rencana serangan besar-besaran yang semula dijadwalkan berlangsung pada Jumat.

"Kami diminta oleh tiga kelompok utama. Kami juga menerima permintaan yang sangat kuat dari Iran, bahwa mereka ingin mencapai kesepakatan," kata Trump.

Baca Juga:

Trump mengatakan operasi militer itu dibatalkan setelah Iran dan sejumlah negara di kawasan meminta Washington menahan diri.

"Serangan itu akan menjadi operasi besar-besaran. Mereka meminta kami untuk tidak melakukannya. Mereka berkata, tolong jangan lakukan itu. Negara-negara tetangga mereka juga menyampaikan hal yang sama," katanya.

Menurut Trump, Arab Saudi juga berharap agar penyelesaian dilakukan melalui jalur diplomasi. "Mereka meyakini bahwa kesepakatan sudah semakin dekat, terutama terkait Selat Hormuz dan pada akhirnya menyangkut denuklirisasi," ucapnya.

Ketika ditanya mengenai tenggat waktu untuk mencapai kesepakatan, Trump mengatakan tidak ada batas waktu yang ditetapkan. "Kita lihat saja nanti," katanya.

Meski demikian, Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat tetap siap menggunakan kekuatan militer jika diperlukan. "Saya lebih memilih mencapai kesepakatan. Saya tidak ingin membunuh orang karena banyak nyawa akan melayang dan kami tidak menginginkannya," ujarnya.

Trump juga menyebut operasi yang direncanakan itu akan membawa dampak besar bagi Iran dan mengeklaim negara tersebut memerlukan waktu bertahun-tahun untuk memulihkan diri. Namun, ketika ditanya apakah serangan itu akan menyasar infrastruktur energi Iran, Trump menolak memberikan penjelasan lebih lanjut.* (an/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Cemas Perang Meletus, MBS Telepon Trump Minta Serangan ke Iran Dibatalkan
Sudah Siap Gempur Iran, Trump Tarik Rem Darurat demi Selat Hormuz
Deddy Sitorus Disorot Usai Ucap Wartawan "Sirkus", KWP Siapkan Laporan ke MKD
KPK Telusuri Jejak Uang Kasus Kuansing, Pengembalian Dana Raja Juli Ikut Didalami
Tak Ada Ampun! Satlantas Banda Aceh Sita 80 Motor Knalpot Brong dalam Sebulan
IHSG Menguat Pekan Ini, Investor Asing Tetap Incar Saham Bank dan Energi
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru