Dulu Dibuang Kini Disayang Kisah Cerdas Pemuda Aceh Sulap Tumpukan Botol Plastik Jadi Sofa Jutaan Rupiah
ACEH BESAR Sampah plastik yang selama ini dianggap sebagai limbah justru disulap menjadi peluang bisnis oleh Ustaz Zainuddin MTK (30), p
EKONOMI
MEDAN – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Medan resmi dimulai serentak, Senin (13/7/2026). Pemerintah Kota Medan menegaskan komitmennya menghadirkan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, serta bebas dari perundungan (bullying) dan segala bentuk kekerasan terhadap peserta didik.
Pembukaan MPLS Ramah digelar di UPT SMP Negeri 3 Medan dan dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Sosial (Aspemsos) Setda Kota Medan, Muhammad Sofyan, yang mewakili Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas. Kegiatan diawali dengan upacara bendera yang turut dihadiri sejumlah pejabat pendidikan, kepala sekolah, guru, serta ratusan siswa baru.
Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Sofyan membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Abdul Mu'ti. Ia menyampaikan bahwa tema MPLS tahun ini adalah "Hari Baru, Aman dan Nyaman di Sekolah".Baca Juga:
Menurutnya, sekolah bukan hanya menjadi tempat mengejar prestasi akademik, tetapi juga harus menjadi ruang yang memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh peserta didik.
"Tidak boleh ada kekerasan, tidak boleh ada perundungan (bullying), tidak boleh ada perpeloncoan, dan tidak boleh ada tindakan yang membuat teman merasa takut atau dikucilkan," tegas Muhammad Sofyan saat membacakan pesan Menteri.
Ia juga mengajak seluruh siswa baru membangun budaya saling menghormati melalui tindakan sederhana, seperti menyapa teman baru, mengajak bermain teman yang masih sendiri, membiasakan mengucapkan kata "tolong", "maaf", dan "terima kasih", serta berani melapor kepada guru apabila menemukan tindakan yang tidak baik di lingkungan sekolah.
Tak hanya kepada siswa, Muhammad Sofyan juga berpesan kepada para guru dan tenaga kependidikan agar menjadikan hari pertama sekolah sebagai pengalaman yang menyenangkan bagi peserta didik.
"Berikan senyuman, sapaan, dan pendampingan terbaik agar anak-anak merasa percaya diri sejak hari pertama masuk sekolah," ujarnya.
Selain itu, ia juga mengajak seluruh pelajar di Kota Medan menjalankan lima komitmen utama, yakni beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, menghormati orang tua dan guru, belajar dengan sungguh-sungguh, hidup rukun dengan teman, serta mencintai Tanah Air Indonesia.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, Barli Mulia Nasution, mengatakan pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada orang tua siswa melalui berbagai media agar memahami konsep MPLS Ramah.
"Kami ingin orang tua memahami bahwa MPLS tahun ini benar-benar menghadirkan sekolah yang ramah sehingga anak-anak merasa nyaman mengikuti proses belajar," katanya.
Barli menegaskan seluruh sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan wajib menciptakan lingkungan belajar yang bebas dari bullying maupun kekerasan.
"Kita ingin budaya saling menghormati tumbuh di sekolah. Siswa baru menghormati kakak kelas, kakak kelas menyayangi adik kelas, dan seluruh warga sekolah saling menghargai," jelasnya.
Di sisi lain, Kepala UPT SMP Negeri 3 Medan, Bisri Batubara, menjelaskan MPLS Ramah tahun ini dirancang sejalan dengan Kurikulum Merdeka yang menitikberatkan pada pembentukan karakter, akhlak, integritas, dan tanggung jawab siswa.
Sebanyak 288 siswa baru akan mendapatkan materi mengenai program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, penerapan budaya 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun), hingga pembiasaan menjaga kebersihan dan kepedulian terhadap lingkungan sekolah.
Melalui program tersebut, pihak sekolah berharap mampu membentuk peserta didik yang mandiri, berkarakter, dan siap menjadi bagian dari Generasi Emas Indonesia 2045.* (dh)
ACEH BESAR Sampah plastik yang selama ini dianggap sebagai limbah justru disulap menjadi peluang bisnis oleh Ustaz Zainuddin MTK (30), p
EKONOMI
BINJAI Direktur PDAM Tirta Sari Kota Binjai Ashari mengimbau seluruh pelanggan untuk membayar rekening air tepat waktu dan secara mandiri.
NASIONAL
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jampidsus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menilai putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang kembali meno
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang lebih dari Rp6 miliar dalam penyidikan dugaan pemerasan pengurusan izin tinggal wa
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Presiden TimorLeste Jos Ramos Horta bersama sembilan peraih Nobel dari berbagai ne
NASIONAL
JAKARTA Seorang warga meninggal dunia setelah ditemukan dalam kondisi pingsan saat kerusuhan terjadi di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat
PERISTIWA
JAKARTA Mantan Jampidsus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah disebut telah mengikhlaskan dan menghormati putusan hakim yang menolak gugatan
NASIONAL
JAKARTA Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan Pemilu tetap digelar pada 2029. Hasto meminta tidak ada upaya yang bertentangan
POLITIK
BOGOR Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan penggeledahan Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (28
NASIONAL
JAKARTA Ketua Dewan Kehormatan Partai Gerindra Ahmad Muzani menjelaskan maksud Presiden Prabowo Subianto yang mempersilakan menteri mingg
POLITIK