BREAKING NEWS
Rabu, 05 Agustus 2026

Viral! Dapur MBG Berdiri di Depan SD Negeri yang Rusak Parah di Labura, Ini Respons Gubsu Bobby Nasution

Administrator - Selasa, 04 Agustus 2026 21:54 WIB
Viral! Dapur MBG Berdiri di Depan SD Negeri yang Rusak Parah di Labura, Ini Respons Gubsu Bobby Nasution
Kondisi bangunan SD Negeri di Dusun Padang Nabidang, Desa Pematang, Kabupaten Labura, Sumatera Utara, yang rusak parah di depan bangunan dapur Program MBG yang telah selesai dibangun. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN — Sebuah video yang memperlihatkan kondisi bangunan Sekolah Dasar (SD) Negeri di Dusun Padang Nabidang, Desa Pematang, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatera Utara, viral di media sosial.

Bangunan sekolah itu menjadi sorotan karena berada tepat di depan bangunan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah selesai dibangun.

Dalam video yang beredar, kondisi sekolah tampak mengalami kerusakan cukup parah.

Baca Juga:

Atap bangunan rusak, sejumlah kaca pecah, serta sebagian ruang kelas masih menggunakan dinding papan.

Fasilitas kamar mandi juga disebut sudah tidak dapat digunakan karena mengalami kerusakan.

Video tersebut diunggah oleh akun Ihsan Nasution yang menyebut sekolah itu hanya memiliki 36 siswa.

"SDN ini hanya memiliki 36 murid, mungkin dana BOS nya kecil ya, kabar nya sudah masuk agenda perbaikan di awal tahun 2026," tertulis dalam video yang diunggah akun Ihsan Nasution.

Dalam penjelasannya, Ihsan juga menyebut pembangunan dapur MBG di lokasi tersebut selesai dalam waktu relatif singkat, sementara kondisi bangunan sekolah hingga kini masih memprihatinkan.

Menanggapi video yang viral itu, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mengatakan akan lebih dahulu meminta penjelasan kepada Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara mengenai kondisi sekolah tersebut.

"Nanti saya tanya dulu ya, kami bukan enggak mau, SMA juga masih banyak yang belum beres itu tanggung jawab utama dari Pemerintah Provinsi, saya bukan lempar-lempar bola, bukan. Cuman jangan nanti tugas kami belum selesai, kami sok ngurusin tugas orang lain," kata Bobby Nasution, Selasa (4/8/2026).

Bobby menjelaskan bahwa pengelolaan sekolah dasar merupakan kewenangan pemerintah kabupaten dan kota.

Karena itu, ia akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Bupati Labuhanbatu Utara untuk mengetahui kondisi anggaran daerah.

Meski demikian, Bobby membuka peluang pemberian bantuan apabila pemerintah daerah benar-benar mengalami keterbatasan anggaran.

"Nah itu nanti saya coba sampaikan ke Bupati nya, kalau memang Bupati nya nggak sanggup sekali, memang enggak ada uang sama sekali, kami kan ada dana bantuan. Dana bantuan itu hampir 400 miliar lebih 1 tahun kami kasih. Kenapa enggak itu yang diajukan," tuturnya.

Menurut Bobby, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara setiap tahun memiliki alokasi dana bantuan kepada pemerintah kabupaten dan kota.

Dana tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan maupun perbaikan fasilitas publik apabila memenuhi persyaratan yang berlaku.

Viralnya kondisi sekolah tersebut memicu perhatian masyarakat di media sosial.

Banyak warganet berharap perbaikan bangunan sekolah dapat segera direalisasikan agar kegiatan belajar mengajar berlangsung dengan aman dan nyaman bagi para siswa.* (d/ad)

Editor
: Administrator
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Jusuf Kalla: Kalau Kepala Daerah Hanya Tunggu Dana dari Pusat, Semua Juga Bisa Jadi Bupati
Eks Kabag Tata Pemerintahan Setda Madina Dituntut 2 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Laporan Fiktif
Satgas PRR Sumatera Kawal Usulan Normalisasi Sungai Tamiang untuk Cegah Banjir Berulang
Bunda Genre Kota Medan Ajak Remaja Berani Berkata Tidak pada Hal Negatif yang Merusak Masa Depan
Eks Pimpinan Bank Mandiri Pangururan Sebut Pemindahbukuan Dana Bansos Korban Bencana Samosir Berdasarkan Hasil Rapat
Gubernur Aceh Mualem Temui Mentan Amran, Minta Dukungan Pemulihan Sawah dan Kebun Pascabencana
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru