BREAKING NEWS
Selasa, 11 Agustus 2026

170 Mahasiswa UPMI Medan Terjun KKN di Tanjungbalai, Wali Kota: Jadilah Agen Perubahan

Muhammad Taufik - Selasa, 11 Agustus 2026 15:42 WIB
170 Mahasiswa UPMI Medan Terjun KKN di Tanjungbalai, Wali Kota: Jadilah Agen Perubahan
Sebanyak 170 mahasiswa UPMI Medan diterjunkan untuk mengikuti KKN Mandiri di Kota Tanjungbalai, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim didampingi Sekretaris Daerah Nurmalini Marpaung di halaman Kantor Wali Kota Tanjungbalai, Senin (10/8/2026). (Foto: Pe
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TANJUNGBALAI - Sebanyak 170 mahasiswa Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia (UPMI) Medan diterjunkan untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri di Kota Tanjungbalai. Para mahasiswa akan ditempatkan di tiga kecamatan dan delapan kelurahan selama 45 hari.

Kedatangan para mahasiswa tersebut disambut langsung Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim didampingi Sekretaris Daerah Nurmalini Marpaung di halaman Kantor Wali Kota Tanjungbalai, Senin (10/8/2026).

Berdasarkan informasi dari pihak rektorat UPMI Medan, 170 mahasiswa KKN akan ditempatkan di Kecamatan Tanjungbalai Utara, Teluk Nibung dan Sei Tualang Raso.

Baca Juga:

Di Kecamatan Tanjungbalai Utara, mahasiswa ditempatkan di Kelurahan Matahalasan dan Kualo Silo Bestari. Kemudian di Kecamatan Teluk Nibung meliputi Kelurahan Beting Kuala Kapias, Kapias Pulau Buaya, Pematang Pasir dan Perjuangan.

Sementara di Kecamatan Sei Tualang Raso, mahasiswa akan ditempatkan di Kelurahan Sei Raja dan Sumber Sari.

Mahyaruddin menyambut baik pelaksanaan KKN tersebut. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama kuliah, tetapi juga dapat memberikan kontribusi langsung bagi masyarakat.

"Kami menyambut baik dan terbuka atas pelaksanaan KKN ini, karena kegiatan ini bukan hanya sebagai sarana pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah," kata Mahyaruddin.

Ia meminta mahasiswa dapat berbaur dengan masyarakat selama menjalankan program KKN. Selain itu, mahasiswa diminta menjunjung tinggi etika, budaya serta nilai-nilai lokal yang berlaku di tengah masyarakat.

Mahyaruddin juga mendorong mahasiswa menjadi agen perubahan dengan mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat.

Ia meminta mahasiswa membangun komunikasi dan kerja sama dengan aparatur kelurahan, tokoh masyarakat serta berbagai elemen di lingkungan tempat mereka melaksanakan KKN.

"Kami percaya saudara-saudari adalah putra-putri terbaik bangsa yang kelak akan menjadi pemimpin masa depan. Manfaatkanlah waktu KKN ini dengan sebaik-baiknya, bukan hanya untuk memberi, tetapi juga untuk belajar dari kehidupan masyarakat secara langsung," ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman atau MoU antara Pemerintah Kota Tanjungbalai dan UPMI Medan. Kerja sama tersebut menjadi bentuk komitmen kedua pihak dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi melalui pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Sisir Warga Sei Mati, Puskesmas Medan Labuhan Periksa 100 Orang Cegah TBC
Rico Waas Buka Suara soal Camat Medan Timur yang Diduga Terlibat Jual-Beli Jabatan
Komisi III DPR Gelar RDPU Kasus Kematian Mantan Istri Polisi: Polda Sumut, Polrestabes Medan, dan Keluarga Korban Dipanggil
Rico Waas Lepas Kontingen Pramuka Medan ke Jamnas XII, Titip Nama Baik Kota
Proyek Smartboard Langkat Rp49,9 Miliar, Terdakwa Ungkap Permintaan Komisi 44 Persen
Camat Medan Timur Dicopot Usai Audit Ungkap Dugaan Jual Beli Jabatan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru