Klinik Cuci Darah Segera Hadir di Tanjungbalai, Pasien Tak Perlu Lagi ke Daerah Lain
TANJUNGBALAI Pemerintah Kota Tanjungbalai menyambut baik rencana pembukaan klinik kesehatan khusus layanan cuci darah atau hemodialisa (
KESEHATAN
KUALA, LANGKAT – Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) mendorong Desa Bekiung, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, menjadi desa energi hijau melalui Program Pemberdayaan Desa Binaan (PDB) 2026. Program ini mengembangkan biogas komunal berbasis limbah peternakan serta teknologi tepat guna untuk meningkatkan produktivitas masyarakat.
Salah satu tahapan program ditandai dengan penyerahan kompor gas tekanan rendah kepada masyarakat Desa Bekiung, Senin (10/8). Peralatan tersebut akan digunakan sebagai bagian dari sistem pemanfaatan biogas yang dihasilkan melalui instalasi biodigester.
Penyerahan dilakukan Ketua Tim PDB UMSU Dr Rimbawati, ST., MT., bersama Ketua Kelompok Peternak Breeding and Fattening Sapi Fuji Hartono, Pemerintah Desa Bekiung dan BUMDes Bangun Mandiri.Baca Juga:

Direktur BUMDes Bangun Mandiri Supono, ST., mengapresiasi UMSU yang memilih Desa Bekiung sebagai lokasi pelaksanaan Program PDB 2026. Menurutnya, program tersebut memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengenal sekaligus memanfaatkan teknologi sesuai dengan potensi desa.
"Program ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal dan memanfaatkan teknologi yang dapat mendukung kegiatan produktif di desa. Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar Supono.
Program PDB UMSU 2026 mengusung tema "Desa Bekiung Energi Hijau: Integrasi Biogas Komunal dan Solar Dry Dome untuk Penguatan Pangan Lokal Berbasis Rantai Nilai Agro-Peternakan."
Pengembangan biogas dilakukan dengan memanfaatkan limbah peternakan, khususnya kotoran ternak yang tersedia di lingkungan masyarakat. Limbah tersebut akan diolah menggunakan biodigester untuk menghasilkan biogas sebagai sumber energi alternatif.
Instalasi biodigester mulai dibangun di lokasi desa binaan dan menjadi bagian utama dalam sistem pengolahan limbah peternakan menjadi energi. Pemanfaatan tersebut diharapkan memberikan manfaat ganda, yakni menyediakan sumber energi alternatif sekaligus membantu mengurangi persoalan lingkungan akibat limbah peternakan.
.jpeg)
Kompor gas tekanan rendah yang diserahkan kepada masyarakat menjadi salah satu perangkat pendukung untuk memanfaatkan biogas yang dihasilkan dari biodigester.
Tim PDB UMSU juga memberikan pendampingan kepada masyarakat dalam pengoperasian dan pemeliharaan teknologi. Pendampingan dilakukan agar masyarakat tidak hanya menerima bantuan peralatan, tetapi juga mampu mengoperasikan, merawat dan memanfaatkannya secara berkelanjutan.
Ketua Tim PDB UMSU Dr Rimbawati mengatakan pemberdayaan masyarakat melalui program tersebut tidak berhenti pada penyerahan teknologi.
"Teknologi yang diberikan merupakan bagian dari upaya UMSU menghadirkan hasil ilmu pengetahuan dan inovasi yang dapat dimanfaatkan secara langsung oleh masyarakat. Harapannya, teknologi ini mampu meningkatkan produktivitas sekaligus mendorong kemandirian masyarakat," katanya.
Konsep Desa Energi Hijau yang dikembangkan UMSU tidak hanya berfokus pada energi alternatif. Program tersebut juga mengintegrasikan sektor energi, pertanian dan peternakan melalui penerapan teknologi tepat guna.
Selain biogas komunal, UMSU mengembangkan Solar Dry Dome untuk mendukung proses pengeringan hasil pertanian. Kedua teknologi tersebut diharapkan dapat memperkuat rantai nilai agro-peternakan dan meningkatkan nilai tambah produk masyarakat.
Melalui konsep tersebut, limbah peternakan yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal dapat diolah menjadi sumber energi. Sementara hasil pertanian mendapat dukungan teknologi untuk proses pengeringan dan pengolahan.
UMSU berharap pengembangan Desa Bekiung sebagai Desa Energi Hijau dapat berjalan berkelanjutan dengan melibatkan pemerintah desa, BUMDes, kelompok peternak dan masyarakat.
Program PDB 2026 tersebut juga menjadi bagian dari kontribusi UMSU dalam mendukung pembangunan masyarakat desa melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sesuai dengan potensi serta kebutuhan masyarakat.
Dengan pengembangan biogas komunal dan Solar Dry Dome, UMSU mendorong Desa Bekiung untuk mengoptimalkan potensi lokal, memanfaatkan energi terbarukan serta meningkatkan produktivitas dan kemandirian masyarakat.* (dh)
TANJUNGBALAI Pemerintah Kota Tanjungbalai menyambut baik rencana pembukaan klinik kesehatan khusus layanan cuci darah atau hemodialisa (
KESEHATAN
TANJUNGBALAI Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kota Tanjungbalai bertemu dengan Wali Kota Ta
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina yang juga Ketua Tim Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali melakukan
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Pemerintah Kota Tanjungbalai menerima 31 sertifikat tanah aset daerah dari Badan Pertanahan Nasional (BPN). Penyerahan sert
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Kota Tanjungbalai menjalin kerja sama dengan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan untuk meningkatkan kua
PENDIDIKAN
JAKARTA Pimpinan Pusat Ikatan Sarjana Al Washliyah (PP ISARAH) menyoroti klarifikasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (IMIPAS) Agus A
NASIONAL
JAKARTA Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank Syariah Indonesia (BSI) 2026 menjadi salah satu pilihan pembiayaan bagi pelaku usaha mikr
EKONOMI
JAKARTA Kabar duka datang dari keluarga besar Presiden pertama Republik Indonesia Soekarno. Mohammad Guruh Irianto Sukarnoputra atau yan
SOSOK
JAKARTA Puasa qadha merupakan puasa Ramadan yang ditinggalkan seorang muslim karena alasan tertentu dan wajib diganti pada hari lain di
AGAMA
BALI Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca untuk sejumlah wilayah di Provinsi Bali pada Sabt
NASIONAL