Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
"Something real, something imperfect, is more important than something that looks very perfect," ujarnya.
Dari Universitas Paramadina, Adrian Azhar Wijanarko, MM, mengangkat persoalan akses pembiayaan bagi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Menurut Adrian, masalah pembiayaan tidak selalu berkaitan dengan ketersediaan dana, tetapi juga kemampuan UMKM memenuhi aspek bankability.
Sebagian UMKM masih menghadapi kendala berupa keterbatasan agunan, riwayat kredit dan pencatatan keuangan yang belum terdokumentasi dengan baik. Kondisi tersebut membuat lembaga keuangan kesulitan menilai kelayakan usaha.
Karena itu, integrasi data dinilai menjadi salah satu faktor penting untuk membuka akses pembiayaan dan memperkuat inklusi keuangan UMKM.
IFE 2026 juga ditandai dengan peluncuran International Research Group for Entrepreneurship & SME (IRGESME) yang diketuai Dr. Iyus Wiadi. Kelompok riset tersebut diarahkan menjadi wadah pengembangan penelitian dan kolaborasi internasional di bidang kewirausahaan dan UMKM.
Agenda IRGESME meliputi riset bersama, publikasi ilmiah, pengajuan hibah, proyek buku serta kerja sama akademik lintas negara.
Pengusaha sekaligus mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menekankan pentingnya pendidikan kewirausahaan yang berorientasi pada tindakan. Menurutnya, prinsip "Think global, act local" relevan untuk membentuk entrepreneur yang mampu membaca perkembangan global sekaligus memahami kebutuhan masyarakat sekitar.
Sandiaga juga mendorong pemanfaatan teknologi seperti AI dan robotika untuk mempercepat kreativitas, inovasi dan pengembangan bisnis. Namun, teknologi menurutnya harus ditempatkan sebagai alat untuk memperkuat kemampuan manusia, bukan menggantikannya.
Pandangan soal pentingnya jejaring juga disampaikan Ibnu Riyanto, Founder dan CEO Trusmi Group. Menurutnya, jaringan menjadi salah satu modal penting dalam membangun bisnis karena membuka kesempatan untuk belajar, berkolaborasi dan menemukan peluang baru.
"Memperluas network adalah salah satu strategi penting dalam membangun bisnis. Saya percaya, semakin luas kita berjejaring, semakin banyak kesempatan untuk belajar, berkolaborasi, dan menemukan peluang baru," kata Ibnu.
Rangkaian pembahasan dalam IFE 2026 menunjukkan bahwa pendidikan kewirausahaan kini semakin diarahkan sebagai pembentukan mindset, bukan hanya kemampuan mendirikan perusahaan.
Perguruan tinggi dituntut membangun ekosistem pembelajaran yang berbasis pengalaman, interdisipliner, terhubung dengan industri dan masyarakat serta mampu memanfaatkan teknologi.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.