Sambut HUT ke-67, Pemuda Pancasila Binjai Bagikan 500 Goni Beras kepada Warga dan Panti Asuhan
BINJAI Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kota Binjai menggelar bakti sosial dengan membagikan 500 goni beras kepada wa
NASIONAL
JAKARTA - Asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan dapat terbawa hingga ke negara tetangga karena pengaruh pergerakan angin. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut pola angin musiman menjadi salah satu faktor yang membuat asap bergerak melintasi wilayah Indonesia.
Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan mengatakan asap karhutla yang mencapai Malaysia maupun Singapura terbawa oleh angin.
"Asap karhutla sampai ke negara tetangga karena terbawa angin," kata Ardhasena dalam keterangan di Jakarta, Senin (24/8/2026).Baca Juga:
Ardhasena menjelaskan pergerakan asap mengikuti pola angin musiman yang secara rutin terjadi. Kondisi tersebut memungkinkan asap dari wilayah terdampak karhutla di Indonesia bergerak menuju wilayah negara lain.
"Angin musiman yang rutin terjadi," ujarnya.
Penanganan dampak asap lintas batas saat ini dikoordinasikan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Pemerintah Indonesia juga meminta agar negara-negara yang terdampak tidak saling menyalahkan terkait sumber asap.
Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB Berton Pandjaitan mengatakan karhutla tidak mengenal batas administrasi maupun batas negara. Karena itu, penanganan harus dilakukan secara bersama-sama dengan fokus mengurangi dampak.
"Jadi pendekatan kita bukan saling menyalahkan, tetapi bagaimana masing-masing negara melakukan upaya maksimal di wilayahnya dan bersama-sama mengurangi dampak asap lintas batas," kata Berton.
Berton mengatakan Indonesia memahami kekhawatiran negara tetangga terhadap dampak kabut asap. Menurutnya, pemerintah telah mengerahkan sumber daya dalam jumlah besar untuk mengendalikan kebakaran dari sumbernya.
"Yang perlu kami sampaikan, Indonesia saat ini sudah melakukan upaya secara optimal dan mengerahkan sumber daya yang sangat besar untuk mengendalikan karhutla," ujarnya.
Berbagai langkah dilakukan, mulai dari pemadaman darat, patroli dan pemadaman udara, water bombing, hingga Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Pemerintah juga memperkuat personel TNI-Polri bersama pemerintah daerah dan masyarakat serta melakukan penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan.
BNPB mencatat pemerintah telah mengerahkan 52 pesawat untuk operasi penanganan karhutla di enam provinsi prioritas. Sebanyak 30 pesawat ditempatkan di wilayah Kalimantan, sedangkan 22 pesawat lainnya beroperasi di Sumatra.
BINJAI Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kota Binjai menggelar bakti sosial dengan membagikan 500 goni beras kepada wa
NASIONAL
BANDA ACEH Polda Aceh mengerahkan 1.820 personel untuk mengamankan pembukaan Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi KeII Tahun 2026
NASIONAL
BANDA ACEH Direktur Intelijen dan Keamanan (Dirintelkam) Polda Aceh Kombes Pol. Said Anna Fauza mewakili Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi S
NASIONAL
BATU BARA Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku terus berupaya meningkatkan kreativitas dan semangat warga binaan melalu
NASIONAL
JAKARTA Asalusul Pasal 18 ayat (3) Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 19 Tahun 2023 tentang Pencalonan Peserta Pemilihan Umum
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Wacana pembentukan panitia khusus (pansus) di DPR untuk mendalami putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait persyaratan pendidika
POLITIK
JAKARTA Anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar, Zulfikar Arse Sadikin, menilai putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait gugatan perselisi
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Persaingan pasar ponsel global berubah drastis dalam 15 tahun terakhir. Nokia dan BlackBerry, dua merek yang pernah berjaya pada
SAINS DAN TEKNOLOGI
MEDAN Ulos dikenal sebagai kain tradisional masyarakat Batak yang kerap digunakan dalam berbagai upacara adat.Namun, kain ini tidak seka
SENI DAN BUDAYA
JAKARTA Harga sejumlah komoditas pangan mengalami kenaikan pada Sabtu, 10 Oktober 2026. Kenaikan paling mencolok terjadi pada cabai mera
EKONOMI