Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Program PUBG direncanakan berlanjut hingga 2029 dengan cakupan wilayah penerima manfaat yang diperluas secara bertahap.
Pada 2027, program akan diperluas ke wilayah Pantai Barat, selain tetap mencakup Kepulauan Nias dan lima daerah terdampak bencana.
Kemudian pada 2028, cakupan penerima manfaat diperluas ke wilayah Pantai Timur. Selanjutnya, pada 2029 program ditargetkan mencakup wilayah Dataran Tinggi.
"Dengan begitu diharapkan seluruh SMA/SMK/SLB Negeri di Sumut keseluruhannya sudah menerima dana PUBG yang diprogramkan bapak Gubernur," kata Terang.
Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Disdik Sumut, M. Basir S. Hasibuan, mengatakan masyarakat penerima manfaat memberikan respons positif terhadap pelaksanaan program tersebut.
Menurut Basir, respons positif terutama terlihat dari masyarakat di Kepulauan Nias yang menjadi salah satu wilayah penerima manfaat.
"Mereka sangat senang karena siswa tidak lagi dibebankan biaya tambahan, mereka murni tugasnya datang ke sekolah untuk belajar dan meningkatkan kompetensi," kata Basir.
Menurut Basir, perhatian Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terhadap sektor pendidikan tidak hanya dilakukan melalui program pembebasan biaya sekolah.
Pemprov Sumut juga melakukan intervensi terhadap sarana dan prasarana sekolah yang mengalami kerusakan.
Perbaikan tersebut antara lain dilakukan melalui rehabilitasi ruang kelas dan pembangunan ruang kelas baru.
"Respon masyarakat sangat luar biasa, Insya Allah tahun 2029, cita-cita pendidikan gratis di Sumut akan terpenuhi melalui intervensi program PUBG ini," kata Basir.* (ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.