Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
MEDAN — Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendukung pelaksanaan pelatihan media sosial bagi guru dan tenaga pendidik di Kota Medan.
Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan pendidik dalam memanfaatkan ruang digital secara bijak dan bertanggung jawab.
Dukungan tersebut disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Medan Arrahmaan Pane saat membacakan sambutan tertulis Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dalam acara sosialisasi dan pelatihan media sosial bagi guru dan tenaga pendidik di Kantor Sekretariat DPD RI Provinsi Sumut, Kamis, 17 September 2026.
Baca Juga:
Dalam sambutannya, Arrahmaan mengatakan perkembangan teknologi dan media sosial telah mengubah pola komunikasi, akses informasi, hingga cara masyarakat membagikan pengetahuan.
Bagi guru dan tenaga pendidik, kata dia, media sosial tidak hanya menjadi bagian dari perkembangan teknologi, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk mendukung transformasi pendidikan.
"Melalui platform digital, guru dapat memperluas wawasan, memperkaya materi pembelajaran, dan membangun komunikasi yang positif dengan murid maupun orang tua," ujar Arrahmaan Pane.
Arrahmaan menekankan pemanfaatan media sosial oleh guru dan tenaga pendidik perlu disertai kecakapan, etika, serta rasa tanggung jawab.
Menurut dia, kemampuan menggunakan media sosial secara tepat penting karena guru tidak hanya menjadi teladan bagi siswa di lingkungan sekolah, tetapi juga dapat memberikan contoh dalam menggunakan ruang digital.
"Melalui pelatihan ini, kami berharap Bapak dan Ibu guru tidak hanya semakin terampil memanfaatkannya, tetapi juga mampu menjadi role model atau teladan dalam menggunakan ruang digital secara bijak, cerdas, dan bermanfaat," lanjutnya.
Ia juga mengajak para pendidik untuk terus mengikuti perkembangan teknologi.
Adaptasi terhadap perubahan digital, kata Arrahmaan, tetap harus dibarengi dengan nilai etika dan tanggung jawab moral sebagai insan pendidikan.
"Kepada para guru dan tenaga pendidik, teruslah belajar dan beradaptasi dengan era digital, namun tetap memegang teguh nilai etika dan tanggung jawab moral sebagai insan pendidikan."pesannya.
Pelatihan tersebut menjadi salah satu upaya untuk mendorong guru dan tenaga pendidik memahami penggunaan media sosial secara lebih positif.
Selain mendukung kegiatan pembelajaran, media sosial dapat menjadi ruang untuk membangun komunikasi yang baik antara guru, murid, dan orang tua.
Acara tersebut turut dihadiri Kepala Kantor DPD RI Provinsi Sumut Yudhi Herdiana Yusak.
Kegiatan juga menghadirkan guru sekaligus content creator Eni Susanti sebagai narasumber.* (ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.