Singgung Polemik Ijazah Gibran: Syarat Pendidikan Capres-Cawapres Digugat ke MK Wajib Tamat SMA
JAKARTA Syarat pendidikan calon presiden dan calon wakil presiden kembali diuji di Mahkamah Konstitusi (MK). Para pemohon meminta aturan d
NASIONAL
BINJAI - Kelompok Diskusi Berpikir Rasional (BERAS) menggelar Diskusi Seri Logika bertajuk "Nalar Sebagai Perkakas Analisis" di Anshari Cafe, Kota Binjai, Selasa (7/10/2026).
Diskusi tersebut menghadirkan pemerhati sosial Sumatera Utara, Dadang Darmawan, sebagai narasumber. Sejumlah aktivis lintas generasi turut mengikuti kegiatan yang membahas pentingnya nalar dalam menghadapi perkembangan informasi di era digital.
Dalam pemaparannya, Dadang mengulas perkembangan masyarakat Yunani sebelum dan sesudah munculnya abad pemikiran yang digagas kaum sofis atau kelompok intelektual. Menurutnya, pada masa tersebut upaya memberikan pencerahan kepada masyarakat menghadapi berbagai tantangan, termasuk ancaman penjara hingga kematian.
Dadang kemudian mengaitkan perkembangan pemikiran tersebut dengan kondisi era digital saat ini.
"Era digitalisasi saat ini merupakan keberlanjutan dari perkembangan pikiran manusia. Menghadapi hal tersebut, muncul banyak kejadian di tengah masyarakat. Untuk mengelolanya, perlu nalar sebagai perkakas analisis sehingga penyerapan informasi yang didapat benar-benar akurat," ujar Dadang.
Menurut Dadang, upaya mendekati kebenaran dapat dilakukan melalui dua gerakan, yakni gerakan kultural dan struktural.
Gerakan kultural dilakukan dengan merefleksikan apa yang dilihat, didengar, dipikirkan, dan diyakini, kemudian menguji seluruh informasi tersebut.
Sementara gerakan struktural menempatkan pemerintah sebagai pihak yang berperan aktif melakukan pengawasan. Dadang merumuskan hubungan keduanya dengan prinsip bahwa kultural membentuk manusia, sedangkan struktural membentuk sistem.
Diskusi tersebut dipandu Adriadi Ajo yang juga merupakan inisiator BERAS. Kegiatan diikuti aktivis dari berbagai generasi.
Salah seorang peserta dari kalangan Gen Z menilai diskusi tersebut memberikan wawasan baru dan mendorong ruang bertukar gagasan di Kota Binjai.
"Sharing seperti ini sangat menarik untuk pencerahan. Harapan kami Kelompok Diskusi BERAS bisa menjadi dapur kaum intelektual di Kota Binjai," ujarnya.
Diskusi dimulai sekitar pukul 16.00 WIB dan berakhir menjelang waktu Magrib.* (dh)
JAKARTA Syarat pendidikan calon presiden dan calon wakil presiden kembali diuji di Mahkamah Konstitusi (MK). Para pemohon meminta aturan d
NASIONAL
ASAHAN Seorang pria berinisial K (51) di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan kekerasan seksu
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Penggunaan ponsel atau HP sudah menjadi bagian dari keseharian anak, mulai dari belajar, menonton video, bermain gim hingga berkomun
KESEHATAN
MEDAN Muhammad Ghazali Iskandar, pelapor dalam perkara dugaan pemalsuan surat yang menyeret Doddy Thahir, menegaskan dirinya tidak pernah
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Kelompok Diskusi Berpikir Rasional (BERAS) menggelar Diskusi Seri Logika bertajuk Nalar Sebagai Perkakas Analisis di Anshari Cafe
PENDIDIKAN
KISARAN Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2026 di Kabupaten Asahan telah selesai digelar. Sebanyak 43 desa yang tersebar di 18 kec
POLITIK
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menjamin pemerintah kota akan mempermudah proses investasi bagi pengusaha India yang tertar
EKONOMI
MEDAN Proyek jalan provinsi pada ruas Sipiongotbatas Labuhanbatu di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Sumatera Utara, disoroti setel
PERISTIWA
MEDAN Setelah menanti hampir 20 tahun, warga Perumahan Griya Kencana, Lingkungan 1, Kelurahan Namo Gajah, Kecamatan Medan Tuntungan, seger
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) telah menyalurkan Bantuan Keuangan Provinsi (BKP) sebesar Rp325 miliar kepada 3
PEMERINTAHAN