BREAKING NEWS
Rabu, 14 Oktober 2026

Cegah Narkoba Sejak Dini, Disdik Sumut Siapkan Rencana Kurikulum Anti Narkotika

Administrator - Selasa, 13 Oktober 2026 20:30 WIB
Cegah Narkoba Sejak Dini, Disdik Sumut Siapkan Rencana Kurikulum Anti Narkotika
Kepala Dinas Pendidikan Sumut Alexander Sinulingga. (foto: Dinas Pendidikan Sumatera Utara/fb)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara (Disdik Sumut) bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) RI membahas rencana penerapan kurikulum anti narkotika bagi siswa di sekolah.

Program ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman pelajar mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba sejak dini.

Pembahasan tersebut berlangsung di Kantor Dinas Pendidikan Sumut, Jalan Teuku Cik Ditiro, Kota Medan, Senin (12/10/2026).

Baca Juga:

Kepala Dinas Pendidikan Sumut Alexander Sinulingga menerima kunjungan Direktur Advokasi BNN RI, Dra. Tatiek Sufahriani.

Pertemuan itu menjadi bagian dari koordinasi awal untuk memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui dunia pendidikan.

Integrasi kurikulum anti narkotika diharapkan dapat membantu siswa mengenali bahaya narkoba sekaligus membangun ketahanan diri agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan obat-obatan terlarang.

Alexander Sinulingga mengatakan, koordinasi tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat kerja sama antara BNN RI dan Disdik Sumut dalam memberikan pemahaman kepada pelajar mengenai dampak penyalahgunaan narkotika.

"Koordinasi ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara BNN RI dan Disdik Sumut dalam menanamkan pemahaman serta kesadaran akan bahaya narkotika sejak dini melalui dunia pendidikan," kata dia.

Menurut Alexander, edukasi mengenai bahaya narkoba perlu diberikan sejak dini agar generasi muda terlindungi dari dampak buruk penyalahgunaan narkotika.

Ia menilai, pemahaman yang tepat dapat membantu siswa mengambil keputusan yang lebih baik ketika menghadapi risiko penyalahgunaan narkoba.

Ia berharap, pemberian edukasi sejak dini dapat melindungi generasi muda dan mencegah mereka terjerumus dalam penyalahgunaan zat terlarang.

"Dengan mengintegrasikan nilai-nilai pencegahan narkotika dalam pembelajaran, diharapkan peserta didik semakin memiliki pengetahuan, ketahanan diri, dan keberanian untuk menolak penyalahgunaan narkoba," jelasnya.

Alexander mengatakan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara akan membahas lebih lanjut rencana penerapan kurikulum anti narkotika tersebut bersama pihak legislatif.

Sebelum penerapannya ditentukan, Disdik Sumut juga akan menyampaikan hasil koordinasi tersebut kepada Gubernur Sumatera Utara untuk mendapatkan arahan mengenai langkah selanjutnya.

"Setelah ini, kita akan melaporkan kepada Bapak Gubernur Sumatera Utara untuk kemudian dibahas, bagaimana kedepannya mengenai penerapan kurikulum anti narkoba kepada murid-murid di seluruh sekolah di Sumut," ucapnya.

Rencana integrasi kurikulum anti narkotika ini diharapkan menjadi salah satu upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan pendidikan.

Namun, mekanisme dan waktu penerapannya di sekolah-sekolah di Sumatera Utara masih akan dibahas lebih lanjut.* (sp/ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Hakim PN Medan Nyatakan Penetapan Tersangka Anggota DPRD Sumut Dhody Thahir Tidak Sah, Polda Sumut Diminta Bebaskan dari Tahanan
Bobby Nasution Temui Kajati Sumut Muhibuddin, Evaluasi Pembangunan dan Siapkan Agenda 2027
Wakil Ketua DPRD Sumut Ingatkan Kapolda Sonny Irawan: Bongkar Jaringan Narkoba, Jangan Hanya Tangkap Pengedar Kecil
Bobby Nasution Dorong Perda Khusus Narkoba, Polda Sumut Siapkan Tiga Program Unggulan
Kepala Bakom Syahganda Nainggolan Sebut Gibran Tak Bisa Dimakzulkan Hanya Berdasarkan Putusan MK, Ini Alasannya
Viral Dugaan Oknum Polisi Tembak Pencuri Berondolan Sawit di Labuhanbatu, Propam Polda Sumut Turun Tangan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru