BREAKING NEWS
Jumat, 03 April 2026

Longsor di Berastagi Belum Ditangani, Warga Khawatirkan Keamanan dan Kerugian Ekonomi

BITVonline.com - Kamis, 16 Januari 2025 14:13 WIB
Longsor di Berastagi Belum Ditangani, Warga Khawatirkan Keamanan dan Kerugian Ekonomi
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

KARO – Tebing yang longsor di kawasan Kampung Asam, Kelurahan Tambak Lau Mulgap I, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, semakin memperihatinkan setelah lebih dari satu bulan berlalu tanpa adanya penanganan yang signifikan dari instansi terkait. Keadaan ini menambah kekhawatiran warga setempat, mengingat posisi tebing yang sangat dekat dengan pemukiman.

Menurut informasi yang diperoleh, ada sekitar lima rumah yang terletak cukup dekat dengan area longsor, dan potensi longsoran semakin meluas seiring dengan tingginya curah hujan yang masih terjadi hingga saat ini. Salah seorang warga, Setiawan, mengungkapkan rasa cemasnya terhadap kondisi ini. “Khawatir lah kita lihatnya, takutnya semakin luas pula longsornya. Apalagi sekarang masih sering hujan,” ujar Setiawan, Kamis (16/1/2025).

Kawasan longsoran tersebut juga sangat terlihat jelas oleh pengendara yang datang dari arah Kota Medan menuju Berastagi. Lokasinya yang strategis, dekat dengan pusat wisata Kabupaten Karo, menambah kecemasan masyarakat dan wisatawan yang melewati kawasan tersebut.

“Kalau saya lihat, sampai sekarang belum nampak ada penanganan. Maunya entah dibuatkan penahan dulu supaya enggak makin bahaya, karena sudah dekat sekali ke rumah warga,” ujar warga lainnya. Tidak hanya membahayakan keselamatan warga, material longsor yang berasal dari tebing setinggi sekitar 30 hingga 50 meter itu juga menutup perladangan milik warga yang ada di bawahnya.

Hal ini tentu saja menambah kerugian ekonomi bagi pemilik lahan pertanian yang terhalang oleh material longsoran yang belum tertangani. Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Karo, Edward Sinulingga, mengatakan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menangani masalah tersebut.

Mengingat lokasi longsor yang berada di kawasan padat penduduk, pihaknya akan bekerja sama dengan Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim) untuk mengambil langkah yang diperlukan. “Akan kita koordinasikan, selanjutnya akan kita tentukan langkah penanganannya,” ujar Edward.

(CHRISTIE)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru