Atas Arahan Prabowo, Gerindra Berangkatkan 12 Ribu Perantau Mudik Gratis dari Jakarta ke Sumbar
JAKARTA Partai Gerakan Indonesia Raya atau Gerindra memberangkatkan sekitar 12.000 warga untuk mengikuti program mudik Lebaran 2026 seca
NASIONAL
NIAS SELATAN -Mendalamnya Dugaan Penganiayaan Terhadap Yaredi Nduru (17) di Nias Selatan
Peristiwa tragis yang menimpa Yaredi Nduru, seorang siswa SMK di Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, telah mengejutkan masyarakat. Kematian Yaredi yang diduga akibat penganiayaan oleh kepala sekolahnya, SZ (37), menjadi sorotan pemerhati hukum dan pendidikan di Indonesia.
Kasus ini kini tengah diselidiki oleh Polres Nias Selatan. Menurut Kasat Reskrim AKP Freddy Siagian, proses pemeriksaan terhadap SZ akan dilakukan hari ini, seiring dengan autopsi terhadap jenazah Yaredi. Langkah-langkah penyelidikan ini diambil sebagai upaya untuk mengungkap kebenaran di balik kematian tragis seorang siswa yang seharusnya dijaga dan dilindungi di lingkungan pendidikan.
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi menyebut bahwa sudah ada sejumlah saksi yang diperiksa terkait kejadian tersebut. Namun, detail mengenai saksi-saksi tersebut belum diungkap secara rinci. Proses penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap motif dan kronologi lengkap dari dugaan penganiayaan ini.
Berdasarkan kronologi yang diungkapkan oleh Kasi Humas Polres Nisel, peristiwa ini terjadi di salah satu SMK di Desa Hilisaooto, Kecamatan Siduaori. Yaredi dan enam siswa lainnya diduga mengalami perlakuan tidak manusiawi saat dibariskan oleh SZ. Korban mengalami pukulan di bagian kening yang kemudian mengakibatkan sakit kepala yang parah.
Pengalaman mengerikan yang dialami Yaredi kemudian memunculkan gejala yang semakin serius, seperti demam tinggi dan gangguan saraf di bagian kening. Keluarga korban melakukan upaya medis dengan membawa Yaredi ke rumah sakit, namun sayangnya, nyawa Yaredi tidak dapat tertolong.
Keluarga korban, atas kejadian ini, telah melaporkan ke Polres Nias Selatan pada tanggal 11 April 2024. Namun, pertanyaan dan tanda tanya masih menggantung di udara: apa motif sebenarnya di balik penganiayaan ini? Apakah ada faktor-faktor lain yang mungkin terlibat dalam kasus ini?
(N/014)
JAKARTA Partai Gerakan Indonesia Raya atau Gerindra memberangkatkan sekitar 12.000 warga untuk mengikuti program mudik Lebaran 2026 seca
NASIONAL
JAKARTA Harga ponsel pintar iPhone 14 versi reguler kini mengalami penurunan signifikan di pasar Indonesia. Perangkat yang pertama kali
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Satuan Reserse Mobile (Resmob) Badan Reserse Kriminal Polri menindak peredaran sekitar 9 ton daging beku impor yang diduga telah
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pergerakan pasar modal Indonesia selama sepekan terakhir menunjukkan tren pelemahan. Data perdagangan yang dirilis Bursa Efek In
EKONOMI
PALEMBANG Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan instruksi kepada seluruh Kapolda di Indonesia untuk menyiapkan aplikasi Pan
NASIONAL
ACEH TAMIANG Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Aceh, Malahayati M. Nasir, bersama Ketua Bidang Sosial Budaya DWP Pusat, Sri Hartanti A
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi memberlakukan pembatasan akses media sosial bagi anakanak
SAINS DAN TEKNOLOGI
TAPSEL Tokoh masyarakat Sumatera Utara, Syahrul M. Pasaribu, mengunjungi warga korban banjir bandang di Dusun Pengkolan, Desa Luat Lomba
PERISTIWA
BANDA ACEH Pemerintah Aceh memastikan proses evakuasi warga negara Indonesia (WNI) dari Iran terus dilakukan oleh Kementerian Luar Neger
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Ridho Hamdiki (38), seorang ayah dari tiga anak warga Beurawe, Banda Aceh, merasa terpukul setelah anak bungsunya yang berusi
PERISTIWA