SIDOARJO – Senyap malam di Jalan Pahlawan, Sidokumpul, Sidoarjo, terobati dengan tragisnya sebuah kejadian yang mengguncang hati warga. Seorang pemuda ditemukan dalam kondisi mengenaskan, bersimbah darah di jalanan, pada Minggu (10/3/2024) dini hari. Diduga, ia menjadi korban kekejaman sejumlah orang yang mengeroyoknya.
Saksi mata, Andhika, seorang petugas keamanan di sekitar lokasi, mengaku melihat dua pemuda terkapar di jalan, dalam genangan darah, sekitar pukul 02.30 WIB. Namun, takut mendekat, Andhika tidak langsung memberikan bantuan. Beruntung, sejumlah pengendara motor yang melintas memberikan pertolongan pertama, dan para korban langsung dilarikan ke RSUD Sidoarjo untuk penanganan medis yang mendesak.
Namun, nasib tragis menimpa AM (17), warga Sukodono, yang telah meninggal dunia saat dievakuasi. Sedangkan LH (20), asal Taman, mengalami luka parah di beberapa bagian tubuhnya. Menurut Kepala IGD RSUD Sidoarjo, dr. Ivan Setyawan, korban LH harus menjalani operasi untuk patah tulang di paha kirinya dan pemulihan sementara waktu.
Dokter Forensik RS Pusdik Bhayangkara Porong, Dr. Ahmad Yudianto, menyebutkan bahwa korban tewas, AM, telah menjalani proses autopsi. “Pada saat dibawa ke kamar jenazah, korban ini sudah meninggal dunia dan pakaiannya masih lengkap,” ungkapnya.
Tim medis menduga korban mengalami kekerasan benda tumpul dan tajam sebelum meninggal dunia, dengan luka-luka yang tersebar di beberapa bagian tubuh, terutama wajah, leher, dada, lengan, dan kaki. “Penyebab kematiannya adalah kekerasan tumpul di wajah, yang menyebabkan patah tulang tengkorak dan pendarahan di otak,” jelas Dr. Yudianto.
Tragedi maut ini meninggalkan luka yang dalam bagi keluarga korban dan juga masyarakat setempat. Sementara itu, polisi masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap dalang di balik kekejaman ini dan membawa mereka ke hadapan hukum. Semoga keadilan dapat segera ditegakkan bagi korban dan keluarganya.
(K/09)
Penemuan Mayat Pria di Sidoarjo, Diduga Korban Pengeroyokan