Bukan Soal Emas 74 Kg! Kubu Febrie Adriansyah Ungkap Fokus Utama di Praperadilan
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menegaskan pihaknya tidak m
NASIONAL
SIDOARJO – Senyap malam di Jalan Pahlawan, Sidokumpul, Sidoarjo, terobati dengan tragisnya sebuah kejadian yang mengguncang hati warga. Seorang pemuda ditemukan dalam kondisi mengenaskan, bersimbah darah di jalanan, pada Minggu (10/3/2024) dini hari. Diduga, ia menjadi korban kekejaman sejumlah orang yang mengeroyoknya.
Saksi mata, Andhika, seorang petugas keamanan di sekitar lokasi, mengaku melihat dua pemuda terkapar di jalan, dalam genangan darah, sekitar pukul 02.30 WIB. Namun, takut mendekat, Andhika tidak langsung memberikan bantuan. Beruntung, sejumlah pengendara motor yang melintas memberikan pertolongan pertama, dan para korban langsung dilarikan ke RSUD Sidoarjo untuk penanganan medis yang mendesak.
Namun, nasib tragis menimpa AM (17), warga Sukodono, yang telah meninggal dunia saat dievakuasi. Sedangkan LH (20), asal Taman, mengalami luka parah di beberapa bagian tubuhnya. Menurut Kepala IGD RSUD Sidoarjo, dr. Ivan Setyawan, korban LH harus menjalani operasi untuk patah tulang di paha kirinya dan pemulihan sementara waktu.
Dokter Forensik RS Pusdik Bhayangkara Porong, Dr. Ahmad Yudianto, menyebutkan bahwa korban tewas, AM, telah menjalani proses autopsi. “Pada saat dibawa ke kamar jenazah, korban ini sudah meninggal dunia dan pakaiannya masih lengkap,” ungkapnya.
Tim medis menduga korban mengalami kekerasan benda tumpul dan tajam sebelum meninggal dunia, dengan luka-luka yang tersebar di beberapa bagian tubuh, terutama wajah, leher, dada, lengan, dan kaki. “Penyebab kematiannya adalah kekerasan tumpul di wajah, yang menyebabkan patah tulang tengkorak dan pendarahan di otak,” jelas Dr. Yudianto.
Tragedi maut ini meninggalkan luka yang dalam bagi keluarga korban dan juga masyarakat setempat. Sementara itu, polisi masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap dalang di balik kekejaman ini dan membawa mereka ke hadapan hukum. Semoga keadilan dapat segera ditegakkan bagi korban dan keluarganya.
(K/09)
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menegaskan pihaknya tidak m
NASIONAL
JAKARTA Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyiapkan 5.000 aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Kehutanan untuk diperbantukan
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDIP I Wayan Sudirta mengecam praktik pembakaran hutan dan lahan yang diduga dilakukan untu
NASIONAL
BENER MERIAH Ribuan warga Kabupaten Bener Meriah, Aceh, mengikuti Apel Kebangsaan Indonesia Damai di Gedung Olahraga dan Seni (GORS) Desa
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan program pendampingan peningkatan produktivitas bagi 20 perusahaan mulai Septembe
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai kemarau yang berpotensi semakin keri
NASIONAL
JAKARTA Universitas Paramadina mempertemukan akademisi, pendidik, praktisi, pembuat kebijakan dan mahasiswa dari Indonesia, Inggris serta
PENDIDIKAN
JAKARTA Pakar kebijakan publik Bonatua Silalahi menempuh jalur sengketa informasi di Komisi Informasi Pusat (KIP) setelah pengaduannya ter
NASIONAL
MEDAN Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung menindaklanjuti kasus dugaan kekerasan terhadap dua anak di Sidikalang, Kabupate
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah mengklaim menemukan 40 kete
NASIONAL