Sambangi Gereja Methodist Banda Aceh, Kapolda Serukan 'Saring Sebelum Sharing' demi Tangkal Hoaks
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol Ruddi Setiawan mengajak masyarakat memperkuat toleransi antarumat beragama, bijak menggunakan media so
PEMERINTAHAN
Jakarta – Agus Salim mengaku sangat kecewa dan merasa tak ikhlas setelah uang donasi yang dihimpun untuk biaya pengobatannya dialihkan untuk korban bencana alam di Lewotobi, NTT. Menurut Agus, hingga saat ini, kisruh terkait uang donasi yang seharusnya digunakan untuk kepentingan pengobatannya belum juga menemukan titik terang. “Agus merasa kecewa banget.
Di saat mental saya sudah mulai stabil, tapi fisik masih sakit, banyak luka, tapi perlakuan mereka cukup menyakitkan,” ujar Agus Salim dengan nada sedih. Ia merasa bahwa dirinya diperlakukan secara tidak adil oleh pihak-pihak yang seharusnya memberikan perhatian lebih. Agus juga menyatakan bahwa ia sampai menangis setiap malam memikirkan kondisi yang ia alami dan bagaimana pengalihan dana tersebut semakin memperburuk situasi yang ia hadapi.
“Emang kenapa mereka harus melakukan hal seperti itu? Mereka kan public figure, orang yang cerdas dan ngerti hukum,” ujar Agus. “Kemana hati nurani mereka? Memang enggak lihat kondisi aku? Setiap malam nangis, sedih, tapi aku rasakan sendiri rasa sakit ini,” tambahnya. Agus Salim mengungkapkan perasaan tertekan dan kecewa akibat sikap pihak yayasan dan Denny Sumargo yang tidak memperhatikan kondisi kesehatan Agus secara serius. Menurutnya, uang yang dihimpun untuk biaya pengobatannya tidak pernah ia nikmati dan pengelolaan donasi tersebut justru berujung pada kekecewaan mendalam.
Sebelumnya, Denny Sumargo bersama Garry Julian, ketua Yayasan Rumah Peduli Kemanusiaan, mengalihkan dana donasi yang dikumpulkan untuk Agus Salim sebagai bantuan terhadap korban letusan Gunung Lewotobi di NTT. Denny Sumargo, yang juga merasa kecewa dengan keputusan ini, mengungkapkan bahwa dirinya kini merasa dipermainkan. Dalam unggahannya di media sosial, Denny bahkan menyatakan kesabarannya sudah habis dan mempertanyakan kelanjutan dari masalah donasi tersebut.
“Sekarang jam 3 pagi gw lagi di Labuan Bajo, gw baru dapet kabar, yang ngga sesuai dengan kesepakatan, kira kira gw harus ngapain ya? Jawab,” tulis Denny Sumargo dengan nada kesal di akun TikTok-nya. Ia juga menjelaskan bahwa ia berkomitmen menyelesaikan masalah donasi ini meskipun banyak orang yang mengkritiknya. “Kesabaran gw ada batasnya,” tegas Denny, yang menyatakan bahwa ia akan segera menuntaskan permasalahan terkait donasi ini.
(christie)
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol Ruddi Setiawan mengajak masyarakat memperkuat toleransi antarumat beragama, bijak menggunakan media so
PEMERINTAHAN
TERNATE Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memperkuat inovasi serta kapasita
EKONOMI
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melepas ribuan peserta Korpasgat Charity Run 2026 di Batalyon Parako 463 Pasgat, Kecamata
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meresmikan Sekolah Guang Ming di Kota Medan, Minggu (25/10/2026). Keh
PENDIDIKAN
MEDAN Kondisi udara di Sumatera Utara (Sumut) dilaporkan membaik pada Minggu (25/10/2026). Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geo
NASIONAL
JAKARTA Jumlah titik panas atau hotspot yang terpantau di Indonesia turun tajam menjadi 317 titik pada Sabtu (24/10/2026). Berdasarkan d
NASIONAL
PEMATANGSIANTAR Direktur Rumah Sakit (RS) Harapan Pematangsiantar, Evelin Simarmata, memberikan klarifikasi terkait dugaan penolakan pel
KESEHATAN
JAKARTA Wakil Presiden ke10 dan ke12 RI Jusuf Kalla (JK) kembali menegaskan bahwa dirinya percaya ijazah Presiden ke7 RI Joko Widodo
NASIONAL
CIREBON Jumlah korban dugaan keracunan makanan dalam uji coba program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Cirebon, Jawa Barat, disebut me
NASIONAL
JAKARTA Balapan utama MotoGP Australia 2026 di Sirkuit Phillip Island resmi dibatalkan pada Minggu (25/10/2026) akibat cuaca buruk. Huja
OLAHRAGA