Menyusuri Kebun Melon dan Rumah Tempe Koro, Inisiatif Srikandi Aceh Dukung Pembangunan Ekonomi Lokal
BANDA ACEH Matahari Kamis pagi (2/4/2026) menyinari Gampong Lam Manyang, Kecamatan Peukan Bada, saat rombongan tiga srikandi Aceh keluar
EKONOMI
JAKARTA -Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan bahwa pemerintah akan terus sigap dan proaktif dalam menangani persoalan banjir yang melanda wilayah Jabodetabek.
Pemerintah berkomitmen untuk menyiapkan langkah-langkah mitigasi agar dampak banjir yang terjadi tidak semakin meluas.
Dalam konferensi pers yang digelar di kompleks Istana Kepresidenan pada Selasa (4/3/2025), AHY menyampaikan bahwa curah hujan yang tinggi menjadi salah satu penyebab utama banjir yang terjadi di sejumlah daerah di Jabodetabek.
Untuk itu, pemerintah telah melakukan komunikasi intensif dengan berbagai instansi terkait, seperti Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk menyusun dan melaksanakan langkah mitigasi yang efektif.
Langkah Mitigasi dan Perbaikan Infrastruktur
"Kami tentunya bersama dengan seluruh jajaran, khususnya Kementerian Pekerjaan Umum yang juga memiliki berbagai upaya untuk menghadirkan solusi langsung. Kami ingin mencegah lebih buruknya banjir," ujar AHY, menjelaskan langkah mitigasi yang sedang dijalankan pemerintah.
Sebagai langkah antisipasi, pemerintah juga memfokuskan perhatian pada kesiapan infrastruktur, terutama menjelang periode mudik Ramadan yang semakin dekat. Menurut AHY, infrastruktur harus dipastikan dalam kondisi siap untuk dimanfaatkan masyarakat dengan nyaman dan aman, guna menghindari dampak lebih lanjut dari bencana banjir.
Pemerintah melalui Kementerian PU, lanjut AHY, juga telah bergerak untuk melakukan pemulihan infrastruktur di berbagai daerah yang terdampak banjir. Pemulihan ini mencakup perbaikan fasilitas umum, termasuk jalan, jembatan, serta tempat ibadah seperti masjid, yang mengalami kerusakan akibat banjir.
Fokus pada Korban dan Pencegahan Bencana Lebih Buruk
Menko AHY juga menegaskan bahwa perhatian utama pemerintah saat ini adalah pada korban terdampak banjir. "Ini tanggung jawab kita semua. Mudah-mudahan dengan berbagai upaya, termasuk alat-alat yang segera kami alokasikan, bisa kita kurangi dampak bencana banjir ini," ujar AHY, menambahkan bahwa pencegahan terhadap bencana lebih buruk dan pemulihan bagi korban menjadi prioritas utama.
BANDA ACEH Matahari Kamis pagi (2/4/2026) menyinari Gampong Lam Manyang, Kecamatan Peukan Bada, saat rombongan tiga srikandi Aceh keluar
EKONOMI
BANDA ACEH Perselisihan antara Bupati dan Wakil Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi dan Hasan Basri, akhirnya menemui titik temu. Langkah
POLITIK
MEDAN Kasus dugaan penganiayaan yang menjerat Junara Hutahaean memunculkan kontroversi di persidangan Pengadilan Negeri Medan. Tim penas
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Seorang pria berusia 52 tahun yang bekerja sebagai penjaga malam ditemukan tewas di dalam sebuah ruko di Jalan Ring Road, Kecamata
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Rutan Kelas I Jakarta Pusat, Wahyu Trah Utomo, membantah pernyataan Ammar Zoni dalam pleidoi pribadinya yang menyebut nar
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai pekan depan akan melaksanakan pemeriksaan maraton terhadap penyelenggara ibadah haji kh
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Dalam rangka mempersiapkan supervisi tingkat Provinsi Sumatera Utara, Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kota Binjai menggelar kegiatan p
PEMERINTAHAN
BINJAI Pemerintah Kota Binjai melalui Sekretaris Daerah (Sekdako) Kota Binjai, Chairin F. Simanjuntak, S.Sos., M.M., bersama Kepala Bada
PEMERINTAHAN
JAKARTA Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera terus mempercepat pemanfaatan kayu ha
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR, Hinca Panjaitan dari Fraksi Demokrat, menyuarakan kemarahan terhadap Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Ka
POLITIK