Bukan Soal Emas 74 Kg! Kubu Febrie Adriansyah Ungkap Fokus Utama di Praperadilan
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menegaskan pihaknya tidak m
NASIONAL
BEKASI -Pedagang di Mega Bekasi Hypermall berencana mengajukan tuntutan ganti rugi kepada manajemen pusat perbelanjaan setelah mal tersebut terendam banjir pada Rabu (5/3/2025).
Salah satu pedagang, Didi Sembiring, mengungkapkan bahwa kerugian akibat banjir yang merendam pusat perbelanjaan tersebut diperkirakan mencapai Rp 200 juta.
Didi menjelaskan bahwa ia hanya sempat menyelamatkan sedikit barang dagangannya sebelum air meluap dengan cepat.
"Kami sempat berusaha menyelamatkan barang, tetapi air sudah naik terlalu cepat," ujar Didi mengenai kejadian banjir yang terjadi di Mega Bekasi Hypermall, yang juga melanda sejumlah wilayah Bekasi.
Kondisi yang lebih sulit dihadapi pedagang karena manajemen mal melarang mereka untuk mengevakuasi barang dagangan mereka. "Sejak pukul 06.00 WIB (4/3/2025), kami sudah mendapat informasi air naik.
Kami sudah standby, tetapi manajemen bilang aman. Kami dilarang mengambil barang, padahal kami sudah ingin menyelamatkan sebagian," keluhnya.
Menurutnya, jika manajemen sejak awal memperbolehkan pedagang untuk menyelamatkan barang-barang mereka, kerugian bisa lebih diminimalkan.
Hingga kini, komunikasi antara manajemen mal dan pedagang terkait insiden banjir tersebut belum ada.
Didi menegaskan bahwa pedagang akan meminta ganti rugi atas kerugian yang mereka alami, namun sejauh ini belum ada informasi atau tanggapan dari pihak manajemen.
"Kami akan meminta ganti rugi, tetapi sejauh ini belum ada informasi apa pun dari pihak manajemen," ujarnya.
Banjir yang melanda Mega Bekasi Hypermall disebabkan oleh luapan Kali Bekasi yang menyebabkan lantai dasar dan area parkir kendaraan terendam air setinggi 1,5 meter.
Sehingga, operasional mal untuk sementara masih ditutup hingga banjir surut.
(bs/n14)
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menegaskan pihaknya tidak m
NASIONAL
JAKARTA Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyiapkan 5.000 aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Kehutanan untuk diperbantukan
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDIP I Wayan Sudirta mengecam praktik pembakaran hutan dan lahan yang diduga dilakukan untu
NASIONAL
BENER MERIAH Ribuan warga Kabupaten Bener Meriah, Aceh, mengikuti Apel Kebangsaan Indonesia Damai di Gedung Olahraga dan Seni (GORS) Desa
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan program pendampingan peningkatan produktivitas bagi 20 perusahaan mulai Septembe
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai kemarau yang berpotensi semakin keri
NASIONAL
JAKARTA Universitas Paramadina mempertemukan akademisi, pendidik, praktisi, pembuat kebijakan dan mahasiswa dari Indonesia, Inggris serta
PENDIDIKAN
JAKARTA Pakar kebijakan publik Bonatua Silalahi menempuh jalur sengketa informasi di Komisi Informasi Pusat (KIP) setelah pengaduannya ter
NASIONAL
MEDAN Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung menindaklanjuti kasus dugaan kekerasan terhadap dua anak di Sidikalang, Kabupate
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah mengklaim menemukan 40 kete
NASIONAL