Misbakhun Ungkap Tujuan MBG: Tingkatkan Kualitas SDM Indonesia
PASURUAN Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan bagian dari intervensi pemerin
NASIONAL
SUKABUMI -Seorang pria bernama Aang tengah menjadi sorotan publik setelah video dirinya berjualan dengan santai beredar di media sosial.
Aang tetap menjalankan aktivitas jualan meskipun istri dan anaknya ditemukan meninggal dunia akibat terjebak banjir di Palabuhanratu, Sukabumi, pada Kamis (6/3/2025).
Dalam video yang viral, Aang mengklaim bahwa istri dan anaknya sudah mengungsi ke Cikakak, Desa Margalaksana, Kampung Ciganas.
Namun, tim SAR yang melakukan pencarian menemukan Santi, istri Aang, bersama anaknya, Nurul, dalam kondisi sudah tak bernyawa, terjebak di bawah reruntuhan rumah yang roboh akibat banjir.
Ibu dan anak tersebut ditemukan dalam posisi berpelukan.
Banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Sukabumi disebabkan oleh hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Rabu malam.
Sungai-sungai meluap dan merendam ratusan rumah warga, sementara longsor memperparah situasi.
Hingga Jumat (7/3/2025), banjir telah menyebabkan kerusakan pada lebih dari 100 rumah dan fasilitas umum.
Sementara itu, jumlah pengungsi tercatat mencapai 146 kepala keluarga, dan sebanyak lima orang lainnya masih dalam pencarian.
Pernyataan Tim SAR: Ahmad Rizkiansyah, Kasi Operasi Kantor SAR Jakarta, menjelaskan bahwa Santi dan Nurul ditemukan dalam kondisi sangat tragis, berpelukan di bawah material rumah yang roboh.
"Keduanya saling berpelukan, dalam kondisi sudah meninggal dunia," kata Rizkiansyah.
Aksi Aang yang tetap tenang dan mengklaim bahwa keluarganya sudah mengungsi mendapat kecaman dari warga sekitar.
Seorang pria bahkan dengan emosi mengatakan, "Kalau saya saudara dari istri kamu, sudah saya belah kepala kamu," setelah mendengar pernyataan Aang dalam video yang viral tersebut.
Banjir yang melanda kawasan Sukabumi mengakibatkan kerusakan parah pada rumah warga dan infrastruktur umum.
Sampai saat ini, pencarian korban masih berlangsung, dengan sejumlah korban yang hilang akibat longsor dan banjir.
Tim SAR dan petugas gabungan masih berupaya memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak, berharap tidak ada lagi korban yang ditemukan dalam kondisi tragis.
Tanggapan Pemerintah: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat mencatat bahwa banjir telah merusak 17 rumah dan fasilitas sosial, serta merendam lebih dari 140 rumah warga.
Sebanyak 146 keluarga mengungsi, dan lima korban lainnya masih dalam pencarian.
Dengan situasi yang masih penuh tantangan, upaya evakuasi dan penanganan bencana terus dilakukan.
Pemerintah dan relawan berharap kondisi cuaca membaik agar proses pencarian korban dapat lebih efektif.
(tb/a)
PASURUAN Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan bagian dari intervensi pemerin
NASIONAL
JAKARTA Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menolak wacana perubahan sistem pemilihan umum (Pemilu) menjadi pemilihan tid
POLITIK
JAKARTA Serikat Pekerja Kampus (SPK) menilai peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi momentum refleksi atas kondisi
PENDIDIKAN
MEDAN Kelompok Medan Teater menggelar Festival Musikalisasi Puisi bertajuk Kopi & Kepo di Taman Budaya Medan, Jalan Perintis Kemerdekaan
SENI DAN BUDAYA
JAKARTA Pemerintah tengah mengkalkulasi penyesuaian iuran BPJS Kesehatan tahun ini di tengah tekanan defisit program Jaminan Kesehatan N
KESEHATAN
JAKARTA Rencana pemerintah menurunkan potongan aplikasi transportasi daring menjadi 8 persen dari sebelumnya sekitar 20 persen dinilai t
EKONOMI
JAKARTA Pemerintah membuka rekrutmen besarbesaran untuk 30 ribu manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Posisi ini menjadi salah s
EKONOMI
JAKARTA Pemerintah mendorong pengembangan compressed natural gas (CNG) dalam kemasan tabung 3 kilogram sebagai alternatif pengganti liqu
EKONOMI
TAPSEL Kepolisian Resor Tapanuli Selatan menangkap seorang pria berinisial RUN (33) saat diduga hendak memperjualbelikan sisik trenggili
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari menyoroti maraknya penyebaran informasi tidak terverifikasi di med
POLITIK