BREAKING NEWS
Sabtu, 02 Mei 2026

Viral! Aang Tetap Jualan Setelah Istri dan Anak Tewas dalam Banjir, Warga Geram

Adelia Syafitri - Minggu, 09 Maret 2025 09:33 WIB
Viral! Aang Tetap Jualan Setelah Istri dan Anak Tewas dalam Banjir, Warga Geram
Dalam video yang viral, Aang terlihat tenang saat istri dan anaknya ditemukan meninggal dunia akibat terjebak banjir di Palabuhanratu, Sukabumi, pada Kamis (6/3/2025).
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

SUKABUMI -Seorang pria bernama Aang tengah menjadi sorotan publik setelah video dirinya berjualan dengan santai beredar di media sosial.

Aang tetap menjalankan aktivitas jualan meskipun istri dan anaknya ditemukan meninggal dunia akibat terjebak banjir di Palabuhanratu, Sukabumi, pada Kamis (6/3/2025).

Dalam video yang viral, Aang mengklaim bahwa istri dan anaknya sudah mengungsi ke Cikakak, Desa Margalaksana, Kampung Ciganas.

Namun, tim SAR yang melakukan pencarian menemukan Santi, istri Aang, bersama anaknya, Nurul, dalam kondisi sudah tak bernyawa, terjebak di bawah reruntuhan rumah yang roboh akibat banjir.

Ibu dan anak tersebut ditemukan dalam posisi berpelukan.

Banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Sukabumi disebabkan oleh hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Rabu malam.

Sungai-sungai meluap dan merendam ratusan rumah warga, sementara longsor memperparah situasi.

Hingga Jumat (7/3/2025), banjir telah menyebabkan kerusakan pada lebih dari 100 rumah dan fasilitas umum.

Sementara itu, jumlah pengungsi tercatat mencapai 146 kepala keluarga, dan sebanyak lima orang lainnya masih dalam pencarian.

Pernyataan Tim SAR: Ahmad Rizkiansyah, Kasi Operasi Kantor SAR Jakarta, menjelaskan bahwa Santi dan Nurul ditemukan dalam kondisi sangat tragis, berpelukan di bawah material rumah yang roboh.

"Keduanya saling berpelukan, dalam kondisi sudah meninggal dunia," kata Rizkiansyah.

Aksi Aang yang tetap tenang dan mengklaim bahwa keluarganya sudah mengungsi mendapat kecaman dari warga sekitar.

Seorang pria bahkan dengan emosi mengatakan, "Kalau saya saudara dari istri kamu, sudah saya belah kepala kamu," setelah mendengar pernyataan Aang dalam video yang viral tersebut.

Banjir yang melanda kawasan Sukabumi mengakibatkan kerusakan parah pada rumah warga dan infrastruktur umum.

Sampai saat ini, pencarian korban masih berlangsung, dengan sejumlah korban yang hilang akibat longsor dan banjir.

Tim SAR dan petugas gabungan masih berupaya memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak, berharap tidak ada lagi korban yang ditemukan dalam kondisi tragis.

Tanggapan Pemerintah: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat mencatat bahwa banjir telah merusak 17 rumah dan fasilitas sosial, serta merendam lebih dari 140 rumah warga.

Sebanyak 146 keluarga mengungsi, dan lima korban lainnya masih dalam pencarian.

Dengan situasi yang masih penuh tantangan, upaya evakuasi dan penanganan bencana terus dilakukan.

Pemerintah dan relawan berharap kondisi cuaca membaik agar proses pencarian korban dapat lebih efektif.

(tb/a)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru