LABUHANBATU UTARA -Dua pria dilaporkan tewas diduga akibat tersetrum aliran listrik di Jalan Aekronggas, Dusun IA, Pasar I Sukamulia, Desa Damuli Kebun, Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara, pada Senin (24/3/2025) sekitar pukul 03.00 WIB.
Kejadian bermula saat Muhammad Aulia Rahman pulang dari Masjid Baiturrahman dan mendapati aliran listrik rumahnya mati, serta mendengar suara sambaran listrik yang keras dari luar rumah.
Saat memeriksa, ia melihat api yang menyala dari arah ladang milik Bu Berta Sibarani.
Aulia segera membangunkan ayahnya, Dedi Susanto, yang kemudian keluar untuk memeriksa kejadian tersebut.
Sesampainya di lokasi, Dedi menyaksikan api berasal dari ladang sawit dan langsung menghubungi tetangga.
Warga bersama-sama melihat sebuah egrek, alat penggantung, yang terpasang pada kabel listrik PLN sekitar 14 meter.
Segera setelah itu, pihak PLN dipanggil untuk mematikan aliran listrik.
Begitu aliran listrik diputus, warga menemukan dua pria tewas dalam kondisi mengenaskan.
Korban pertama, Nasib Dy (41), ditemukan tergeletak dengan kaki kanan terbakar hingga betis, sedangkan korban kedua, Riswan Fauzi (25), ditemukan tanpa luka bakar yang terlihat, meskipun tubuhnya kaku.
Kedua korban dibawa oleh pihak keluarga ke rumah duka setelah pemeriksaan medis dari Puskesmas Gunting Saga.
Nasib Dy mengalami luka bakar serius pada kaki kanan dan lengan kiri, sementara tubuh Riswan Fauzi tidak ditemukan luka bakar.
Atas permintaan keluarga, kedua jenazah tidak dilakukan otopsi dan diterima dengan ikhlas.
Pihak keluarga juga telah menandatangani surat pernyataan terkait kematian kedua korban.
Kapolsek Kualuh Hulu, AKP Nelson Silalahi, mengonfirmasi bahwa dua orang tersebut meninggal dunia akibat kejadian tersebut.
(mi/a)
Editor
: Adelia Syafitri
Dua Pria Tewas Tersetrum Listrik di Labuhanbatu Utara, Diduga Akibat Kabel Terbakar