Asap Berbahaya Masih Menyelimuti Lokasi Kebakaran, Rico Waas Minta Warga Segera Mengungsi
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas turun langsung meninjau lokasi kebakaran pabrik plastik dan mainan di Jalan Ladang, Gang Pe
PEMERINTAHAN
KALTIM -Banjir setinggi dua meter melanda tiga kecamatan di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, pada Kamis (27/3/2025), dan menyebabkan kerusakan parah serta korban jiwa.
Dua orang lanjut usia (lansia) ditemukan tewas mengambang di tengah genangan banjir yang mengalir deras.
Diduga keduanya tidak mampu melawan kekuatan arus banjir yang begitu kuat.
Banjir tersebut menggenangi ratusan rumah dan merusak akses transportasi di beberapa kampung di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Sambaliung, Kecamatan Teluk Bayur, dan Kecamatan Kelay.
Banyak warga terisolir karena akses jalan utama terendam banjir, sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintasi jalan tersebut.
Kedua korban yang ditemukan tewas merupakan warga Kampung Tumbit Dayak, Kecamatan Sambaliung. Mereka adalah saudara kandung yang nekat pergi ke kebun untuk menyelamatkan ayam peliharaan saat banjir melanda.
Namun, arus banjir yang sangat deras menyebabkan mereka terjatuh dan tenggelam.
Korban pertama, Sia (70), ditemukan tewas di area perkebunannya. Menurut keterangan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Berau Masyahadi Muhdi, Sia pergi ke kebun miliknya untuk menyelamatkan ayamnya.
Sayangnya, arus banjir yang sangat deras membuatnya terpeleset dan tenggelam.
"Sia mau ke kebun untuk lihat ayamnya. Tapi banjir tahun ini beda dengan tahun sebelumnya, arusnya sangat deras, mungkin dia terpeleset atau tidak bisa melawan arus," jelas Masyahadi.
Korban kedua, Juranga (80), yang merupakan saudara kandung Sia, ditemukan di lokasi perkebunan yang terendam banjir. Masyahadi menyatakan bahwa Juranga diduga tidak mampu melawan derasnya arus banjir yang mengalir di kawasan tersebut.
"Korban kedua juga mau ke kebun, tapi karena sudah lanjut usia, mungkin tidak kuat melawan arus yang sangat deras," tambah Masyahadi.
Ketinggian banjir yang masih mencapai dua meter menyebabkan sebagian warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Sementara itu, warga yang masih terisolir hanya bisa berharap banjir segera surut, mengingat Lebaran yang semakin dekat.
(bs/n14)
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas turun langsung meninjau lokasi kebakaran pabrik plastik dan mainan di Jalan Ladang, Gang Pe
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memberikan apresiasi kepada Maluku Medan Bersatu (MMB) yang telah menunjukkan kepedulian so
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea angkat bicara terkait berbagai kritik yang belakangan diarahkan kepada Sekretaris Kabinet (
NASIONAL
MONTERREY Timnas Jepang tampil perkasa saat menghadapi Tunisia pada laga Grup F Piala Dunia 2026. Samurai Biru sukses meraih kemenangan te
OLAHRAGA
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan pasokan batu bara untuk PT PLN (Persero) tetap dalam k
NASIONAL
DAIRI Kecelakaan beruntun melibatkan empat kendaraan terjadi di Jalan Nasional SidikalangMedan, tepatnya di Dusun Invaliden, Desa Peg
PERISTIWA
JAKARTA Polemik posisi partai penyeimbang yang disematkan kepada PDI Perjuangan kembali memanas di ruang politik nasional. Sejumlah el
POLITIK
BANDA ACEH Satu korban insiden ledakan di Kapal Aceh Hebat (AH) 2, Fakhri Herdieco, meninggal dunia saat menjalani perawatan intensif di
PERISTIWA
MEDAN Kebakaran pabrik plastik dan mainan di kawasan Medan Johor, Kota Medan, hingga Minggu (21/6/2026) siang masih belum sepenuhnya pad
PERISTIWA
JAKARTA Tiga negara dipastikan sudah lebih dulu mengamankan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menyelesaikan matchday kedu
OLAHRAGA