Bukan Soal Emas 74 Kg! Kubu Febrie Adriansyah Ungkap Fokus Utama di Praperadilan
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menegaskan pihaknya tidak m
NASIONAL
GUNUNGSITOLI -Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, pada Sabtu (5/4) siang mengakibatkan banjir dan tanah longsor yang berdampak pada ratusan warga.
Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumut mencatat sebanyak 548 jiwa terdampak akibat bencana tersebut.
Hujan dengan intensitas tinggi terjadi mulai pukul 13.00 hingga 15.50 WIB.
Akibatnya, saluran drainase di beberapa kawasan permukiman tidak mampu menampung debit air, sehingga menyebabkan genangan dengan ketinggian air mencapai 30 hingga 60 sentimeter.
Tercatat sebanyak 137 Kepala Keluarga (KK) terdampak banjir, yang tersebar di Kecamatan Gunungsitoli, tepatnya di Kelurahan Ilir dan Desa Sifaelete Tabaloho.
Di Kelurahan Ilir, banjir merendam 37 bangunan, termasuk 17 rumah di Jalan Diponegoro, 10 rumah di Jalan Karet Belakang, dan 10 rumah di Jalan Karet Gang Umbu Lingkungan VI.
Sementara itu, di Desa Sifaelete Tabaloho, genangan air merendam 20 rumah di Jalan Baluse 30 Gang Nusantara serta 50 rumah di Komplek KBN.
Tak hanya banjir, bencana tanah longsor juga dilaporkan terjadi di Desa Lasara Bahili Dusun II, yang menutupi sebagian badan jalan.
Meski demikian, tidak ada laporan korban luka-luka, meninggal dunia, maupun pengungsi akibat bencana ini.
Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik BPBD Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati, menyampaikan bahwa data yang diterima Pusdalops PB Sumut masih bersifat sementara dan terus diperbarui.
"Berdasarkan laporan, korban luka-luka, korban meninggal, dan jumlah pengungsi akibat banjir dan longsor nihil," ujar Sri Wahyuni yang akrab disapa Yuyun.
Ia juga menambahkan bahwa berbagai langkah penanganan telah dilakukan oleh BPBD dan pihak terkait, mulai dari koordinasi lintas sektor, pembersihan saluran drainase yang tersumbat, pendataan warga terdampak, hingga kegiatan gotong royong dan pemantauan kondisi lapangan secara berkala.
Saat ini, genangan air mulai berangsur surut dan kondisi di beberapa lokasi terdampak telah menunjukkan perbaikan.
(at/a)
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menegaskan pihaknya tidak m
NASIONAL
JAKARTA Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyiapkan 5.000 aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Kehutanan untuk diperbantukan
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDIP I Wayan Sudirta mengecam praktik pembakaran hutan dan lahan yang diduga dilakukan untu
NASIONAL
BENER MERIAH Ribuan warga Kabupaten Bener Meriah, Aceh, mengikuti Apel Kebangsaan Indonesia Damai di Gedung Olahraga dan Seni (GORS) Desa
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan program pendampingan peningkatan produktivitas bagi 20 perusahaan mulai Septembe
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai kemarau yang berpotensi semakin keri
NASIONAL
JAKARTA Universitas Paramadina mempertemukan akademisi, pendidik, praktisi, pembuat kebijakan dan mahasiswa dari Indonesia, Inggris serta
PENDIDIKAN
JAKARTA Pakar kebijakan publik Bonatua Silalahi menempuh jalur sengketa informasi di Komisi Informasi Pusat (KIP) setelah pengaduannya ter
NASIONAL
MEDAN Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung menindaklanjuti kasus dugaan kekerasan terhadap dua anak di Sidikalang, Kabupate
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah mengklaim menemukan 40 kete
NASIONAL