Bukan Soal Emas 74 Kg! Kubu Febrie Adriansyah Ungkap Fokus Utama di Praperadilan
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menegaskan pihaknya tidak m
NASIONAL
BANDUNG – Sebuah pohon setinggi 10 meter tumbang dan menimpa dua kios di Jalan Ciumbuleuit, Kota Bandung, pada Rabu (18/12/2024) sekitar pukul 15.45 WIB. Insiden ini mengakibatkan seorang bocah terluka dan segera dilarikan ke rumah sakit terdekat. Kejadian tersebut terjadi saat cuaca hujan gerimis, yang memperburuk situasi di lokasi kejadian.
Pohon besar tersebut menimpa kios percetakan dan jasa cukur, menghancurkan bangunan semi permanen hingga roboh dan berantakan. Warga setempat segera bahu-membahu membersihkan puing-puing bangunan yang rusak serta menyelamatkan barang-barang yang masih bisa diselamatkan. Sebuah sepeda motor yang sempat tertimpa pohon juga berhasil dikeluarkan dari reruntuhan.Sementara itu, dahan pohon yang tumbang juga menarik kabel listrik yang berada di sekitar lokasi, dan sebagian besar dari dahan tersebut menutup jalan Ciumbuleuit. Akibatnya, pengendara kendaraan harus mencari jalur alternatif melalui Jalan Neglasari atau Cidadap. Kondisi ini menyebabkan kemacetan di area tersebut selama beberapa waktu.Seorang saksi, Dadi (64), yang berada di seberang kios percetakan saat insiden terjadi, menjelaskan bahwa ia sempat melihat pohon tersebut yang seolah-olah hendak tumbang. “Waktu itu saya di depan sana, saya lihat pohon memang sudah seperti mau tumbang, jadi pelan-pelan jatuhnya, gak langsung tumbang tiba-tiba. Pohon itu memang tepat di bawah tempat photocopian,” kata Dadi.
Pemilik kios yang berada di dalam bangunan saat kejadian langsung berlari keluar saat pohon mulai tumbang. Salah satu pemilik kios yang mengalami kerusakan parah mengungkapkan bahwa ia sebelumnya sudah merasakan ada gerakan pada pohon tersebut, tetapi tidak menyangka bahwa itu akan menandakan pohon akan tumbang. “Pohon ini teh sudah kerasa ada gerakan sebelumnya. Kami pikir hanya gerakan daun saja,” ujarnya sambil menangis melihat kondisi kiosnya yang hancur.Saksi lain, Opik, mengungkapkan bahwa angin dan hujan cukup kencang pada saat itu, dan ia sempat mendengar suara retakan dari pohon sebelum akhirnya tumbang. “Pas hujan ada suara kretek-kretek gitu kaya ada tanda sebelum roboh,” ungkap Opik. Beruntung, orang-orang yang berada di dalam kios berhasil keluar sebelum pohon benar-benar roboh. “Alhamdulillah orang di dalam kios berhasil keluar sebelum pohon roboh,” tambahnya.Warga sekitar menginformasikan bahwa bocah yang terluka akibat insiden tersebut telah dibawa ke rumah sakit oleh orang tuanya. Sementara itu, tim pemadam kebakaran (Damkar) sedang berupaya memotong dan membersihkan dahan pohon yang menutup jalan untuk memulihkan kelancaran arus lalu lintas. (JOHANSIRAIT)
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menegaskan pihaknya tidak m
NASIONAL
JAKARTA Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyiapkan 5.000 aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Kehutanan untuk diperbantukan
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDIP I Wayan Sudirta mengecam praktik pembakaran hutan dan lahan yang diduga dilakukan untu
NASIONAL
BENER MERIAH Ribuan warga Kabupaten Bener Meriah, Aceh, mengikuti Apel Kebangsaan Indonesia Damai di Gedung Olahraga dan Seni (GORS) Desa
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan program pendampingan peningkatan produktivitas bagi 20 perusahaan mulai Septembe
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai kemarau yang berpotensi semakin keri
NASIONAL
JAKARTA Universitas Paramadina mempertemukan akademisi, pendidik, praktisi, pembuat kebijakan dan mahasiswa dari Indonesia, Inggris serta
PENDIDIKAN
JAKARTA Pakar kebijakan publik Bonatua Silalahi menempuh jalur sengketa informasi di Komisi Informasi Pusat (KIP) setelah pengaduannya ter
NASIONAL
MEDAN Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung menindaklanjuti kasus dugaan kekerasan terhadap dua anak di Sidikalang, Kabupate
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah mengklaim menemukan 40 kete
NASIONAL