BREAKING NEWS
Rabu, 03 Juni 2026

Enam Kios Dekat Terminal Idi Rayeuk Ludes Terbakar, Seorang Warga Alami Luka Bakar

Adelia Syafitri - Minggu, 20 April 2025 12:10 WIB
Enam Kios Dekat Terminal Idi Rayeuk Ludes Terbakar, Seorang Warga Alami Luka Bakar
Kebakaran enam kios di dekat terminal Idi Rayeuk, Aceh Timur Minggu (20/4/2025).
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

IDI RAYEUK -Kebakaran hebat melanda enam unit kios berkonstruksi kayu yang berada di kawasan dekat Terminal Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, Minggu (20/4/2025) pagi.

Insiden ini terjadi sekitar pukul 06.00 WIB dan menyebabkan seluruh bangunan serta isinya ludes dilahap si jago merah.

Api diketahui cepat membesar dan melahap seluruh kios yang saling berdempetan.

Empat unit armada pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran Aceh Timur dikerahkan ke lokasi.

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 08.30 WIB, dan proses pendinginan dilanjutkan hingga pukul 09.00 WIB.

Kapolsek Idi Rayeuk, AKP Teuku Syahril mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 06.30 WIB dan langsung bergerak ke lokasi.

"Saat itu kita langsung ke lokasi dan berkoordinasi dengan pemadam kebakaran untuk proses penanganan," ujar AKP Syahril di lokasi kejadian.

Salah satu pemilik kios, Mawardi S, menjadi korban luka dalam insiden tersebut.

Ia mengalami luka bakar di bagian jidat, lengan kiri, dan punggung saat berusaha menyelamatkan diri.

"Api berasal dari arah timur, tapi saya tidak tahu pasti titik asalnya. Saat saya sadar, api sudah membesar. Saya langsung naik ke atas mencari anak dan istri, tapi ternyata mereka sudah lebih dulu keluar," ucap Mawardi dengan suara lirih.

Ia juga mengungkapkan bahwa seluruh barang dagangannya tidak sempat diselamatkan karena api begitu cepat menyebar.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Namun, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah karena seluruh kios dan isinya hangus terbakar.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui penyebab pasti kebakaran.

Pihak kepolisian masih menyelidiki lebih lanjut untuk mengetahui sumber api dan kemungkinan adanya unsur kelalaian atau faktor lainnya.*

(tb/a008)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru