Rembug ASLAB di Batu Bara Bahas Pemekaran Sumatera Pantai Timur, Tokoh Daerah Hadir
BATU BARA Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, menghadiri kegiatan Silaturahmi Syawal 1447 Hijriah yang dirangkaikan denga
POLITIK
GORONTALO – Insiden pengeroyokan terhadap anggota TNI oleh oknum Brimob terjadi di kawasan perumahan sekitar Polres Gorontalo pada Rabu (4/6/2025).
Peristiwa yang sempat terekam video amatir dan viral di media sosial ini memicu perhatian publik, lantaran pelaku diduga berada di bawah pengaruh alkohol saat kejadian berlangsung.
Video yang diunggah akun Instagram @gtlo.karlota memperlihatkan situasi ricuh di lokasi kejadian.
Dalam rekaman tersebut, terlihat seseorang yang diduga anggota Brimob berteriak dan menantang korban untuk keluar.
Narasi awal menyebut insiden tersebut dipicu oleh persoalan asmara, namun informasi ini telah dibantah oleh pihak TNI.
"Ini hanya salah paham, tidak ada motif asmara," tegas Kepala Penerangan Korem 133/Nani Wartabone, Kapten Inf Suyono, Kamis (5/6/2025).
Menurut keterangan Suyono, insiden dipicu karena korban, yang merupakan anggota TNI, menegur pelaku agar memindahkan motor yang menghalangi jalan masuk ke perumahan.
Saat itu, korban sedang menumpang bentor dan hendak masuk ke kawasan tersebut.
Namun, teguran tersebut justru memicu emosi dua anggota Brimob, termasuk Ipda Arianto dari Brimob Polda Papua Barat, yang tengah cuti dinas dan berada di Gorontalo.
"Karena motor menghalangi jalan, korban hanya meminta dipindahkan. Tapi pelaku tidak terima dan terjadilah pengeroyokan," jelas Suyono.
Ipda Arianto disebut dalam kondisi mabuk saat kejadian berlangsung.
Ia bersama tujuh warga lainnya diduga ikut melakukan pengeroyokan terhadap anggota TNI tersebut.
Pemukulan baru berhenti setelah korban mengaku dirinya adalah anggota TNI.
"Awalnya mereka tidak tahu kalau korban adalah anggota TNI. Setelah korban mengatakan 'saya anggota', barulah mereka berhenti memukul," tambah Suyono.
Akibat insiden ini, korban mengalami lebam pada mata sebelah kiri.
Tak terima atas kejadian tersebut, pihak TNI kemudian melaporkan kasus ini ke Polres Gorontalo pada malam harinya.
Meski situasi sempat memanas, pihak TNI dan Polri telah memfasilitasi mediasi antara korban dan pelaku.
Kedua pihak telah dipertemukan untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.
Peristiwa ini menjadi sorotan karena melibatkan aparat berseragam dan menunjukkan pentingnya profesionalisme serta pengendalian emosi, terutama di lingkungan masyarakat.*
(tm/a008)
BATU BARA Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, menghadiri kegiatan Silaturahmi Syawal 1447 Hijriah yang dirangkaikan denga
POLITIK
ASAHAN Pemerintah Kabupaten Asahan terus berinovasi memperkuat pelayanan publik dengan meluncurkan nomor WhatsApp resmi untuk pengaduan
PEMERINTAHAN
ASAHAN Dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke54 tingkat Provinsi Sumatera Utara, Tim Penggerak PKK menggelar kegiat
KESEHATAN
MANADO Seleksi awal Pemilihan Remaja Teladan GMIM Wilayah Manado Winangun Tahun 2026 resmi digelar di GMIM Kasih Kristus, Minggu (12/4/202
PENDIDIKAN
PADANG LAWAS Tim Opsnal Polsek Sosa, Polres Padang Lawas (Palas), mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di wilayah hukumnya. Dal
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kementerian Sosial (Kemensos) mulai melakukan penjangkauan atau rekrutmen siswa Sekolah Rakyat (SR) untuk tahun ajaran 2026/2027 d
NASIONAL
TAPANULI SELATAN Polisi menemukan barang bukti baru dalam kasus dugaan pembunuhan seorang pedagang yang ditemukan tewas di Tempat Pemakama
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, memberikan tenggat waktu selama satu minggu untuk menyelesaikan pembebasan lahan pembanguna
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, angkat bicara terkait aksinya yang sempat marah kepada Camat Tukka, Yan Munzir Hutagalung,
POLITIK
JAKARTA Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia resmi mengatur pencantuman label gizi Nutri Level pada makanan dan m
KESEHATAN