BREAKING NEWS
Senin, 17 Agustus 2026

BMKG Deteksi Bibit Siklon Tropis 98W di Laut Filipina, Berpotensi Picu Cuaca Ekstrem di Indonesia: Berikut Wilayah Terdampak!

Adelia Syafitri - Selasa, 01 Juli 2025 13:22 WIB
BMKG Deteksi Bibit Siklon Tropis 98W di Laut Filipina, Berpotensi Picu Cuaca Ekstrem di Indonesia: Berikut Wilayah Terdampak!
Ilustrasi. (foto: ist)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi kemunculan Bibit Siklon Tropis 98W yang terbentuk di wilayah Laut Filipina.

Bibit siklon ini diperkirakan berpotensi memicu cuaca ekstrem di beberapa wilayah perairan Indonesia dalam 24 jam ke depan.

Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG, Andri Ramdhani, menjelaskan bahwa sistem ini pertama kali terbentuk pada Sabtu (28/6/2025) pukul 19.00 WIB.

Saat ini, pusat sirkulasinya terdeteksi berada di sekitar 15,4° LU dan 126,9° BT, tepatnya di wilayah timur Pulau Luzon, Filipina.

"Kecepatan angin maksimum di sekitar sistem tercatat mencapai 15 knot (28 km/jam) dengan tekanan minimum sekitar 1008 hPa. Peningkatan aktivitas konvektif terpantau di bagian utara dan tenggara sistem dalam 6 jam terakhir," ujar Andri dalam keterangan tertulisnya, Selasa (1/7/2025).

BMKG menyebut, sejumlah faktor mendukung perkembangan Bibit Siklon Tropis 98W, di antaranya:

- Suhu muka laut hangat di kisaran 29–30°C

- Aktifnya gelombang Rossby dan gelombang ekuator

- Kelembapan atmosfer yang cukup basah di berbagai lapisan

- Divergensi lapisan atas dalam kategori sedang hingga kuat

- Shear vertikal dalam kategori lemah (5–10 knot)

Namun, potensi penguatan siklon masih dibatasi karena konvergensi lapisan bawah dan vortisitas lapisan 850–500 hPa yang masih lemah hingga sedang.

BMKG juga mencatat belum terlihat inflow angin yang signifikan di sekitar sistem tersebut.

Dalam 24 jam ke depan, BMKG memperkirakan intensitas Bibit Siklon Tropis 98W akan tetap persisten, dengan kecepatan angin bertahan di kisaran 15–20 knot (28–37 km/jam).

Sistem ini diperkirakan akan bergerak ke arah barat hingga barat laut menuju Pulau Luzon, Filipina.

"Dalam 48 hingga 72 jam ke depan, sistem ini diprediksi akan melemah seiring masuk ke daratan Filipina. Peluang Bibit Siklon Tropis 98W berkembang menjadi siklon tropis dalam periode tersebut masih dikategorikan rendah," tambah Andri.

Meski demikian, kemunculan bibit siklon ini tetap dapat berdampak tidak langsung terhadap wilayah Indonesia, terutama dalam bentuk cuaca ekstrem dan gelombang tinggi di beberapa wilayah perairan.

BMKG memperingatkan potensi gelombang setinggi 1,25–2,5 meter (kategori sedang) di wilayah berikut:

- Perairan Kepulauan Sangihe hingga Kepulauan Talaud

- Laut Maluku

- Samudra Pasifik utara Halmahera

BMKG mengimbau masyarakat, terutama nelayan dan operator transportasi laut, agar terus memantau informasi terbaru terkait perkembangan Bibit Siklon Tropis 98W dan tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi secara cepat.*

(km/a008)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru