Gempa M6,7 Guncang Sulteng, BNPB Catat 1 Warga Tewas dan Ratusan Terdampak
PALU Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Palu dan sekitarnya di Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6/2026) dan menimbu
PERISTIWA
Batu Bara – Warga Desa Bagan Dalam, Kecamatan Tanjung Tiram, Batu Bara, Sumatera Utara, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang tersangkut di perahu nelayan. Penemuan mayat ini terjadi pada Jumat (6/12/2024) pagi, dan langsung mengundang perhatian publik.
Menurut keterangan Fadly, seorang nelayan yang pertama kali menemukan mayat tersebut, ia tengah memeriksa perahunya sebelum berangkat melaut. Ia merasa ada yang tidak biasa karena perahunya terasa lebih berat dari biasanya. Ketika diperiksa lebih lanjut, ternyata ia menemukan jasad pria yang sudah tidak bernyawa terbaring di bawah perahu.Fadly segera melaporkan temuan ini kepada pihak kepolisian setempat, dan petugas dari Polsek Labuhan Ruku segera datang ke lokasi kejadian. Tim SAR yang terdiri dari BPBD Batu Bara turut serta dalam proses evakuasi mayat tersebut.
Mayat pria tersebut ditemukan mengenakan kaos hitam dan celana pendek. Berdasarkan pemeriksaan awal, diperkirakan korban telah meninggal lebih dari satu malam, dan kemungkinan besar tewas akibat tenggelam.Kapolsek Labuhan Ruku AKP Cecep Suhendra membenarkan temuan tersebut dan mengungkapkan bahwa identitas korban tidak diketahui pada awalnya. “Mayat tersebut tidak memiliki identitas saat pertama kali ditemukan, dan kami membawa korban ke RSUD Batu Bara untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Cecep.Setelah dilakukan pemeriksaan visum luar di rumah sakit, pihak keluarga akhirnya datang untuk mengenali jenazah tersebut. Mereka mengenali korban berdasarkan pakaian dan ciri-ciri tubuhnya. Mayat tersebut kemudian diidentifikasi sebagai Ahmad Satio, warga setempat.
“Dikenali oleh keluarganya berdasarkan ciri-ciri dan pakaian. Setelah pemeriksaan visum et repertum terhadap korban di RSUD Batu Bara tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban,” jelas Kapolsek Cecep.Setelah hasil pemeriksaan medis selesai, keluarga korban memilih untuk menolak proses autopsi dan membawa jenazah Ahmad Satio ke rumah duka untuk dimakamkan. Mereka menganggap kejadian ini sebagai musibah yang tidak dapat dihindari.Polisi pun menutup kasus ini dengan kesimpulan bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, dan penyebab kematiannya kemungkinan besar adalah tenggelam di laut. (JOHANSIRAIT)
PALU Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Palu dan sekitarnya di Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6/2026) dan menimbu
PERISTIWA
JAKARTA Pengamat kebijakan publik Bonatua Silalahi menyampaikan adanya dugaan kejanggalan dalam salinan dokumen ijazah Presiden ke7 RI
POLITIK
Oleh Yakub F. IsmailDALAM beberapa bulan terakhir dunia benarbenar menghadapi badai perang yang begitu dahsyat dampaknya bagi seluruh send
OPINI
JAKARTA Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Bersatu menyoroti dugaan keterlibatan kepentingan politik dalam sejumlah aksi mahasiswa
POLITIK
MEDAN Seorang mahasiswa berinisial CS (25) asal Tebing Tinggi, Sumatera Utara, ditangkap petugas di Bandara Internasional Kualanamu sete
HUKUM DAN KRIMINAL
Oleh Rasyid Siddiq, S.H., CDRA., CPLA.DI atas mejameja kekuasaan, angkaangka ekonomi sering menjadi dasar pengambilan kebijakan. Pertumbu
OPINI
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan, meski pemerintah memberlakukan moratoriu
NASIONAL
JAKARTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mendorong percepatan pemulihan di wilay
NASIONAL
JAKARTA Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Bersatu menyoroti dugaan adanya keterlibatan aktor politik di balik aksi penolakan terha
POLITIK
MEDAN Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kota Binjai menyatakan dukungan kepada David Luther Lubis u
POLITIK