Pemprov Sumut Hentikan Aktivitas Tambang Ilegal di 13 Titik, Pelaku Usaha Diminta Segera Urus Izin
DELI SERDANG Tim Terpadu Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menghentikan aktivitas pertambangan tanpa izin (PETI) di 13
PEMERINTAHAN
Sukabumi – Pemerintah Kabupaten Sukabumi resmi menetapkan status tanggap darurat bencana selama sepekan, terhitung sejak Rabu (4/12/2024). Langkah ini diambil menyusul banjir, tanah longsor, hingga pergerakan tanah yang melanda sejumlah wilayah, menyebabkan kerusakan parah pada puluhan rumah dan memaksa ratusan warga mengungsi.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, menyampaikan keputusan tersebut dalam konferensi pers di Pendopo Kabupaten Sukabumi. “Hari ini, status tanggap darurat bencana telah ditetapkan selama tujuh hari,” ujar Ade.
Berdasarkan data hingga pukul 18.00 WIB, bencana tersebar di 22 kecamatan dengan total 33 kejadian, meliputi:
13 tanah longsor 9 banjir 7 angin kencang 4 pergerakan tanahJumlah terdampak mencapai 103 kepala keluarga (KK) atau 243 jiwa. Beberapa di antaranya harus segera dievakuasi ke lokasi pengungsian akibat kondisi yang membahayakan.”Kami telah mendirikan posko utama di Pendopo Palabuhanratu dan akan mendirikan posko lainnya untuk mempermudah distribusi bantuan,” tambah Ade.Salah satu wilayah yang terdampak paling parah adalah Kampung Cihonje, Desa Sukamaju, Kecamatan Cikembar. Sebanyak 30 rumah di RW 5 dan RW 6 mengalami kerusakan berat akibat pergerakan tanah.Kepala Desa Sukamaju, Diran Bahari, menjelaskan, “Saat ini terdapat 30 rumah yang rusak berat di dua RW tersebut. Kami terus memantau kondisi tanah yang masih labil untuk mencegah korban jiwa.”
Bantuan berupa selimut dan makanan telah disalurkan ke wilayah ini, meskipun akses menuju lokasi masih sulit karena kondisi jalan yang terputus di beberapa titik.Pemkab Sukabumi berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mempercepat penanganan bencana. Tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, serta relawan terus bekerja di lapangan untuk mengevakuasi warga dan membersihkan material longsor.”Kami berkomitmen untuk memberikan bantuan semaksimal mungkin kepada warga terdampak. Namun, keterbatasan akses menjadi kendala utama,” jelas Ade.Pemerintah juga meminta masyarakat tetap waspada dan mengikuti instruksi pihak berwenang, terutama di daerah-daerah rawan bencana.
Saat ini, kebutuhan mendesak di lokasi bencana meliputi:
Makanan siap saji Selimut dan pakaian hangat Peralatan medis dasar Alat berat untuk membersihkan puing-puingMasyarakat yang ingin membantu dapat menyalurkan bantuan melalui posko-posko resmi yang telah didirikan.Dengan kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan deras, warga diminta untuk segera melaporkan potensi bahaya seperti pergerakan tanah atau ancaman longsor kepada pihak berwenang.
(JOHANSIRAIT)
DELI SERDANG Tim Terpadu Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menghentikan aktivitas pertambangan tanpa izin (PETI) di 13
PEMERINTAHAN
DELI SERDANG Pemerintah Provinsi Sumatera Utara resmi menutup delapan lokasi Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di Desa Titi Besi, Kecamatan
PEMERINTAHAN
BATU BARA Bupati Batu Bara, Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., bersama Wakil Bupati Batu Bara, Syafrizal, S.E., M.AP., menghadiri k
PEMERINTAHAN
ACEH BESAR Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Kampus 8 Aceh di Kecamatan Seulimum, Kabupaten Aceh Besar, kembali melaksanakan kegiat
NASIONAL
JAKARTA PT Pertamina Patra Niaga merespons keluhan masyarakat terkait kelangkaan dan antrean panjang bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi
EKONOMI
JAKARTA Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri mengungkap jaringan judi online (judol) internasional yang beroperasi
HUKUM DAN KRIMINAL
SUKABUMI Aksi unjuk rasa bertajuk Demo 2626 digelar di depan Balai Kota Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (26/6/2026). Dalam aksi tersebut, ma
PERISTIWA
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto kembali menyoroti belum terwujudnya mobil nasional di Indonesia meski negara telah merdeka selama 81 t
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengatakan salah satu hobinya adalah mempelajari sejarah. Menurut dia, banyak pelajaran penting yang d
NASIONAL
BANDUNG Kepolisian Daerah Jawa Barat mengungkap kronologi lengkap kasus penyekapan dan penganiayaan berat yang dialami perempuan berinis
HUKUM DAN KRIMINAL