Bukan Soal Emas 74 Kg! Kubu Febrie Adriansyah Ungkap Fokus Utama di Praperadilan
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menegaskan pihaknya tidak m
NASIONAL
Sukabumi – Pemerintah Kabupaten Sukabumi resmi menetapkan status tanggap darurat bencana selama sepekan, terhitung sejak Rabu (4/12/2024). Langkah ini diambil menyusul banjir, tanah longsor, hingga pergerakan tanah yang melanda sejumlah wilayah, menyebabkan kerusakan parah pada puluhan rumah dan memaksa ratusan warga mengungsi.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, menyampaikan keputusan tersebut dalam konferensi pers di Pendopo Kabupaten Sukabumi. “Hari ini, status tanggap darurat bencana telah ditetapkan selama tujuh hari,” ujar Ade.
Berdasarkan data hingga pukul 18.00 WIB, bencana tersebar di 22 kecamatan dengan total 33 kejadian, meliputi:
13 tanah longsor 9 banjir 7 angin kencang 4 pergerakan tanahJumlah terdampak mencapai 103 kepala keluarga (KK) atau 243 jiwa. Beberapa di antaranya harus segera dievakuasi ke lokasi pengungsian akibat kondisi yang membahayakan.”Kami telah mendirikan posko utama di Pendopo Palabuhanratu dan akan mendirikan posko lainnya untuk mempermudah distribusi bantuan,” tambah Ade.Salah satu wilayah yang terdampak paling parah adalah Kampung Cihonje, Desa Sukamaju, Kecamatan Cikembar. Sebanyak 30 rumah di RW 5 dan RW 6 mengalami kerusakan berat akibat pergerakan tanah.Kepala Desa Sukamaju, Diran Bahari, menjelaskan, “Saat ini terdapat 30 rumah yang rusak berat di dua RW tersebut. Kami terus memantau kondisi tanah yang masih labil untuk mencegah korban jiwa.”
Bantuan berupa selimut dan makanan telah disalurkan ke wilayah ini, meskipun akses menuju lokasi masih sulit karena kondisi jalan yang terputus di beberapa titik.Pemkab Sukabumi berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mempercepat penanganan bencana. Tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, serta relawan terus bekerja di lapangan untuk mengevakuasi warga dan membersihkan material longsor.”Kami berkomitmen untuk memberikan bantuan semaksimal mungkin kepada warga terdampak. Namun, keterbatasan akses menjadi kendala utama,” jelas Ade.Pemerintah juga meminta masyarakat tetap waspada dan mengikuti instruksi pihak berwenang, terutama di daerah-daerah rawan bencana.
Saat ini, kebutuhan mendesak di lokasi bencana meliputi:
Makanan siap saji Selimut dan pakaian hangat Peralatan medis dasar Alat berat untuk membersihkan puing-puingMasyarakat yang ingin membantu dapat menyalurkan bantuan melalui posko-posko resmi yang telah didirikan.Dengan kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan deras, warga diminta untuk segera melaporkan potensi bahaya seperti pergerakan tanah atau ancaman longsor kepada pihak berwenang.
(JOHANSIRAIT)
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menegaskan pihaknya tidak m
NASIONAL
JAKARTA Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyiapkan 5.000 aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Kehutanan untuk diperbantukan
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDIP I Wayan Sudirta mengecam praktik pembakaran hutan dan lahan yang diduga dilakukan untu
NASIONAL
BENER MERIAH Ribuan warga Kabupaten Bener Meriah, Aceh, mengikuti Apel Kebangsaan Indonesia Damai di Gedung Olahraga dan Seni (GORS) Desa
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan program pendampingan peningkatan produktivitas bagi 20 perusahaan mulai Septembe
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai kemarau yang berpotensi semakin keri
NASIONAL
JAKARTA Universitas Paramadina mempertemukan akademisi, pendidik, praktisi, pembuat kebijakan dan mahasiswa dari Indonesia, Inggris serta
PENDIDIKAN
JAKARTA Pakar kebijakan publik Bonatua Silalahi menempuh jalur sengketa informasi di Komisi Informasi Pusat (KIP) setelah pengaduannya ter
NASIONAL
MEDAN Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung menindaklanjuti kasus dugaan kekerasan terhadap dua anak di Sidikalang, Kabupate
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah mengklaim menemukan 40 kete
NASIONAL