Menlu Pastikan Pasukan Indonesia di Gaza Hanya Lindungi Sipil, Tak Ada Operasi Militer
JAKARTA Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, menegaskan bahwa 8.000 personel TNI yang tergabung dalam Pasukan Stabilisasi Int
INTERNASIONAL
MEDAN – Tiga tokoh Muhammadiyah sangat optimis Muktamar ke-49 Muhammadiyah dan Aisyiyah di Sumatera Utara (Sumut) pada November 2027 mendatang, akan menjadi muktamar terbaik.
"Insya Allah, ini akan menjadi muktamar terbaik," tegas Ketua PP Muhammadiyah yang juga Ketua OC Muktamar-49 Dr. Agung Danarto.
Nada serupa juga disampaikan Ketua PW Muhammadiyah Sumut Prof. Dr. Hasyimsyah Nasution MA dan Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Prof. Dr. Agussani MAP.
Hal tersebut mereka sampaikan, Sabtu (09/08/2025) sore, saat meninjau rencana tempat pembukaan Muktamar ke-49 Muhammadiyah dan Aisyiyah di venue Stadion Sumut, kawasan Sena Batangkuis, Deliserdang dan saat meninjau pembangunan Kampus-4 UMSU yang direncanakan sebagai lokasi Muktamar ke-49.
Untuk meninjau kedua lokasi itu, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengutus tim OC Muktamar yang dipimpin Dr. Agung Danarto dan Dr. Agus Taufiqurrokhman. Sedang PP Aisyiyah mengutus tiga orang, yakni Dra. Latifah Iskandar, Dr. Dyah Puspitarini dan Evi Sofia Inayati, S.Psi.
Tim PP Muhammadiyah dan PP Aisyiyah secara bersamaan melihat dari dekat kesiapan venue Stadion Sumut dan proses pelaksanaan pembangunan Gedung Kampus-4 UMSU, khususnya untuk Gedung Auditorium Berkemajuan (arena Muktamar Muhammadiyah) dan Sport Hall Walidah (arena Muktamar Aisyiyah). Kedua lokasi, Venue Pembukaan dan Arena Muktamar berada di kawasan Deliserdang yang menjadi kawasan hinterland dari Kota Medan.
Selanjutnya pada Sabtu malam, dilanjutkan pertemuan antara Panitia Muktamar-49 Pusat dengan Panitia Muktamar Lokal Sumut di ruang rapat Kampus Utama UMSU, Jalan Muhtar Basri Medan. Pada pertemuan itu, Ketua OC Muktamar Agung Danarto memperkenalkan tim muktamar pusat dan persiapan yang sudah dilakukan. Seperti rencana peluncuran jadwal pelaksanaan muktamar, logo, time song muktamar, dlsb.
MEMENUHI SYARAT
Dr. Agung Danarto menjelaskan, kondisi Stadion Sumut seperti fasilitas dan daya tamping, telah memenuhi syarat untuk menjadi venue pembukaan Muktamar 49. Daya tampungnya 26.800 orang, parkir yang sangat luas.
Prof. Dr. Agussani menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Sumut yang sangat respon terhadap kunjungan panitia Muktamar-49 dengan diberi kesempatan melihat dari dekat venue stadion. "Fasilitas Stadion Sumut ini sudah sama dengan stadion yang ada di Eropa," kata Agus.
Ketua PW Muhammadiyah Sumut Prof. Dr. Hasyimsyah Nasution yang menjadi anggota panitia muktamar pusat mengatakan, penggunaan venue Stadion Sumut sangat pas dengan jargon "Muhammadiyah Berkemajuan". Karena kondisi stadion sangat baik. Hasyimsyah berharap pelaksanaan muktamar (khususnya acara pembukaan) akan lebih baik dari muktamar sebelumnya.*
JAKARTA Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, menegaskan bahwa 8.000 personel TNI yang tergabung dalam Pasukan Stabilisasi Int
INTERNASIONAL
JAKARTA Komisi X DPR RI menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak mengganggu postur anggaran kementerian pendidikan. Wakil Ket
PEMERINTAHAN
TAPANULI UTARA Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara melalui Perseroda Pertanian melaksanakan pertemuan dengan 20 kelompok tani layanan PP
EKONOMI
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan kepemilikan saham pemerintah Indonesia di PT Freeport
EKONOMI
JAKARTA Harga emas 24 karat Antam hari ini, Sabtu (21/2/2026), melonjak tajam dan kembali menembus level Rp 3 juta per gram. Berdasarkan
EKONOMI
JAKARTA Pemerintah Indonesia membuka peluang investasi bagi perusahaan Amerika Serikat dalam pengembangan mineral kritis, tetapi menegas
EKONOMI
JAKARTA Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mulai mempersiapkan kontingen Indonesia untuk SEA Games 2027 meski daftar cabang ola
OLAHRAGA
JAKARTA Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, menegaskan dukungannya agar Kepolisian Republik Indonesia tetap berada la
POLITIK
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia tidak lagi menjadi raksasa tidur. Pernyataan itu disampaikan dalam pertem
POLITIK
JAKARTA Diplomasi Presiden Prabowo Subianto membuahkan hasil nyata. Tarif impor Amerika Serikat ke Indonesia berhasil diturunkan dari 32
POLITIK