
Uya Kuya Sampaikan Permohonan Maaf Tulus untuk Masyarakat Indonesia
JAKARTA Anggota DPR RI, Uya Kuya, kembali mengunggah video permintaan maaf terkait polemik yang melibatkan dirinya beberapa waktu terakhir
NasionalPEKALONGAN - Demonstrasi yang berlangsung di Kantor Wali Kota dan DPRD Kota Pekalongan pada Sabtu sore berakhir ricuh. Massa yang awalnya menggelar aksi protes dengan damai, mendadak merusak fasilitas umum dan melakukan penjarahan. Beberapa kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, dibakar, dan sejumlah barang berharga di dalam gedung perkantoran tersebut turut dijarah.
Salah satu saksi mata, Zidan (20), mengungkapkan bahwa ia tiba di kompleks pemerintahan sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, ia melihat beberapa gedung sudah terbakar. "Ada beberapa gedung yang kebakar. Dari depan sampai belakang. Tadi aku nggak sengaja lewat terus mampir ke situ," ujar Zidan.
Lebih lanjut, Zidan melihat massa yang sebagian besar terdiri dari remaja muda tengah melakukan penjarahan. Barang-barang seperti televisi, air conditioner (AC), printer, bahkan kotak tisu turut diambil oleh para pelaku. "Tadi lihat ada yang ambil printer, AC, televisi, kotak tisu aja ada yang ngambil. Massanya itu kaya masih remaja-remaja, masih muda," katanya.
Baca Juga:
Zidan juga menambahkan bahwa situasi semakin mencekam karena tidak terlihat adanya aparat kepolisian di lokasi. "Iya takut, tadi sebentar aja. Aku lihatnya nggak ada polisi cuma ada tentara," jelasnya.
Sejumlah kendaraan yang diparkir di halaman kantor juga menjadi sasaran pembakaran oleh massa yang tidak terkendali. Kendaraan-kendaraan tersebut hangus terbakar, dan asap hitam membubung tinggi di sekitar lokasi. Kejadian ini menambah ketegangan yang sudah memuncak di tengah aksi demonstrasi.
Sampai berita ini diturunkan, pihak berwenang belum memberikan pernyataan resmi terkait jumlah kerugian material atau jumlah korban yang timbul akibat kerusuhan tersebut. Sementara itu, warga yang berada di sekitar lokasi meminta agar pihak keamanan segera bertindak tegas untuk mengendalikan situasi yang semakin memburuk.*
(j006)
JAKARTA Anggota DPR RI, Uya Kuya, kembali mengunggah video permintaan maaf terkait polemik yang melibatkan dirinya beberapa waktu terakhir
NasionalJAKARTA Pengamat intelijen dan geopolitik, Amir Hamzah, mengeluarkan pernyataan mengejutkan terkait kondisi politik nasional terkini. Ia m
NasionalTAPSEL Kasus dugaan penganiayaan anak yang terjadi di Kabupaten Tapanuli Selatan kembali mencuat ke publik. Seorang ayah, Adil Syahputra B
Hukum dan KriminalJAKARTA Dalam langkah untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan penting dengan sejumla
NasionalJAKARTA Arus lalu lintas di kawasan Polda Metro Jaya, yang meliputi Jalan Gatot Soebroto hingga Sudirman, Jakarta Selatan, terpantau kemba
NasionalJAKARTA Meskipun fitur live dihentikan, pengguna TikTok masih dapat mengakses konten lainnya seperti video pendek yang tetap bisa diunggah
Sains & TeknologiCIKARANG Akhmad Munir, Direktur Utama Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA, resmi terpilih sebagai Ketua Umum Persatuan Wartawan
NasionalJAKARTA Netizen yang mengunggah foto tersebut menyebut Eko sedang berkeliling membeli barang palsu di China menggunakan uang pajak rakyat
NasionalACEH UTARA Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Korem 011/Lilawangsa untuk pertama kalin
NasionalJAKARTA Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR RI, Budisatrio Djiwandono, menyatakan bahwa fraksinya menyetujui penghentian tunjangan anggota
Politik