Tragis! Nenek 70 Tahun di Tapsel Ditemukan Tewas dengan Luka di Wajah, Diduga Korban Pembunuhan
TAPSEL Warga Dusun Simandulu, Desa Palsabolas, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, digegerkan penemuan
PERISTIWA
JAKARTA – Para ilmuwan kembali memperingatkan potensi bencana alam besar yang mengintai kawasan barat Amerika Utara.
Zona Subduksi Cascadia, yang membentang dari Vancouver hingga California Utara, diyakini dapat memicu gempa bumi megathrust berkekuatan lebih dari M9 (Magnitudo 9), dan bahkan memicu reaksi berantai terhadap patahan aktif San Andreas di California Selatan.
Peringatan ini datang dari hasil riset seismik terbaru yang dilakukan oleh ahli geologi kelautan dan peneliti kebencanaan, termasuk Chris Goldfinger, yang menyebut bahwa dampak dari gempa semacam ini bisa melampaui imajinasi.Baca Juga:
"Agak sulit untuk melebih-lebihkan seperti apa gempa bumi M9 di Pasifik Barat Laut," kata Goldfinger.
"Kemungkinan gempa San Andreas akan menyusul... itu sudah seperti adegan film."
Zona subduksi Cascadia terbentuk dari pertemuan antara lempeng mikro Juan de Fuca dan lempeng Amerika Utara, di mana lempeng kecil tersebut terus menunjam ke bawah benua.
Meskipun ukurannya relatif kecil, sekitar 250.000 km², dibandingkan dengan Lempeng Pasifik yang mencapai lebih dari 100 juta km², Juan de Fuca adalah sisa dari lempeng purba Farallon, yang dulu menutupi sebagian besar Samudra Panthalassa pada masa super-benua Pangea.
Proses subduksi ini tidak berjalan mulus. Gesekan tinggi menyebabkan kedua lempeng terkunci di titik pertemuan, menyimpan energi dalam jumlah luar biasa hingga suatu saat dilepaskan dalam bentuk gempa megathrust, jenis gempa paling dahsyat di muka Bumi.
Menurut Earthquakes Canada, gempa megathrust terakhir di Cascadia berkekuatan Magnitudo 9.
Untuk perbandingan, gempa bumi di Chile (1960) mencapai M9,5 dan di Alaska (1964) sebesar M9,2, dua di antara gempa terkuat yang pernah tercatat.
Meskipun potensi reaksi berantai antara zona Cascadia dan patahan San Andreas sudah menjadi bahan spekulasi lama, para peneliti kini menemukan kemungkinan hubungan lebih nyata.
Namun, bukan dalam bentuk hubungan langsung, melainkan karena perubahan tekanan tektonik regional akibat gempa besar di Cascadia, yang bisa menambah ketegangan pada zona patahan lainnya.
TAPSEL Warga Dusun Simandulu, Desa Palsabolas, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, digegerkan penemuan
PERISTIWA
JAKARTA Pemerintah Kota Medan menerima Sertifikat Kategori Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) Tahun 2025 dari Badan Riset dan Inovasi Nasio
PEMERINTAHAN
MEDAN Medan Urban Runway yang digelar di Atrium Sun Plaza, Selasa (24/2/2026), mendapat apresiasi langsung dari Ketua Dekranasda Kota Me
EKONOMI
BATAM Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menargetkan Program Pemagangan Nasional (MagangHub) 2026 menjangkau seluruh provinsi di Indonesi
EKONOMI
NIAS SELATAN Suara tangis balita yang hendak diimunisasi terdengar seperti biasa di sejumlah Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Kecamat
KESEHATAN
DENPASAR Polda Bali melalui Satgas Saber Pangan melakukan pengecekan dan monitoring harga bahan pokok di sejumlah titik distribusi dan p
EKONOMI
BADUNG Kepala Kepolisian Daerah Bali, Irjen Pol. Daniel Adityajaya, menghadiri peresmian Kantor U.S. Consular Agency Bali yang berlokasi
NASIONAL
GIANYAR Wakapolres Gianyar, Kompol Willa Jully Nendissa, melakukan pengecekan langsung ke ruang pelayanan Sentra Pelayanan Kepolisian Te
NASIONAL
GIANYAR Polres Gianyar menggelar Apel Siaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Sitkamtibmas) menjelang Ramadan 2026, Rabu (25/2/2026),
NASIONAL
TAPUT BupatiTapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si, meninjau hari terakhir Pemusatan Pelatihan Persiapan Se
PEMERINTAHAN