BREAKING NEWS
Minggu, 01 Maret 2026

BNPB Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca untuk Percepat Pencarian Korban Longsor Cilacap, 13 Korban Ditemukan

Abyadi Siregar - Minggu, 16 November 2025 19:25 WIB
BNPB Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca untuk Percepat Pencarian Korban Longsor Cilacap, 13 Korban Ditemukan
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Mayjen TNI Budi Irawan beserta tim gabungan saat meninjau lokasi longsor, Minggu (16/11/2025). (foto: ahmadluthfi_official/ig)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

CILACAP – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mulai mengerahkan operasi modifikasi cuaca guna mempercepat pencarian korban yang tertimbun material longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap.

Hujan deras yang mengguyur wilayah ini beberapa hari terakhir disebut menghambat proses evakuasi.

Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Mayjen TNI Budi Irawan, menjelaskan bahwa modifikasi cuaca dilakukan sejak Minggu (16/11/2025) dengan melibatkan ahli BMKG di dalam pesawat pemantau.

Baca Juga:

"Kami berharap bisa berhasil, karena ini tergantung arah angin," ujar Budi saat mendampingi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau lokasi longsor.

Para ahli BMKG bertugas mengidentifikasi kandungan air pada awan sebelum dilakukan penyemaian.

Budi menambahkan, jika arah angin sesuai prediksi, hujan bisa dikendalikan agar turun hanya berupa rintik-rintik.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Jateng, Bergas Catursasi Penanggungan, menyebut keterbatasan waktu operasi menjadi tantangan tersendiri.

Proses pencarian hanya dapat dilakukan antara pukul 06.00–18.00 WIB karena risiko hujan dan kondisi lapangan yang berbahaya.

Hingga hari keempat pencarian, Minggu (16/11/2025), Basarnas telah mengevakuasi 13 korban meninggal dunia, sementara 10 orang masih hilang.

Kasi Operasi dan Siaga Kantor SAR Cilacap, Priyo Prayudha Utama, menjelaskan, dua jenazah terakhir ditemukan pada Minggu siang dan sore, yaitu Kasrinah pukul 12.03 WIB dan Dian Rahmadani pukul 14.53 WIB.

Tim SAR juga menemukan dua body part yang akan diverifikasi oleh tim DVI.

Pencarian korban longsor masih terus dilakukan di empat lokasi berbeda dengan melibatkan ratusan personel SAR gabungan dan puluhan alat berat.

Bencana ini terjadi pada Kamis malam (13/11) sekitar pukul 19.00 WIB, menimbun rumah warga di Dusun Cibuyut dan Tarukahan, Desa Cibeunying.

Gubernur Jateng, Achmad Luthfi, menegaskan koordinasi seluruh unsur SAR tetap diperkuat.

Operasi modifikasi cuaca menjadi salah satu langkah strategis untuk mempercepat evakuasi korban sekaligus mengurangi risiko tambahan akibat hujan deras.*


(vokm/ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
BMKG Deteksi Dua Bibit Siklon Tropis 97S dan 98S, Waspada Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah Indonesia
Medan Utara Bersiap! BMKG Prediksi Banjir Rob 17–24 November 2025, Ketinggian Air Capai 2,5 Meter
SAR Kupang Selamatkan Sembilan Penumpang Kapal Wisata Phinisi di Tengah Laut Sawu
Tim SAR Gabungan Temukan Satu Korban Longsor, 11 Masih Dalam Pencarian
Kesembuhan Misterius di Malam Jumat Kliwon Gunung Padang, Pendaki Mengaku Lututnya Sembuh Seketika
Kemenhub Siapkan Strategi Cegah Macet Horor di Libur Nataru
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru