FWP Sumut dan Konjen India Medan Perkuat Sinergi, Dorong Kolaborasi Informasi Publik
MEDAN Forum Wartawan Pemerintah Provinsi (FWP) Sumatera Utara (Sumut) bersama Konsulat Jenderal (Konjen) India Medan menjalin silaturahm
PEMERINTAHAN
BULELENG — Duta Percepatan Penanganan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) Provinsi Bali, Ibu Putri Suastini Koster, mendorong masyarakat untuk mengubah cara pandang terhadap sampah. Alih-alih sekadar dibuang, sampah perlu diolah agar bernilai guna.
Ajakan tersebut disampaikan dalam Sosialisasi PSBS Palemahan Kedas (PADAS) di Balai Serba Guna Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula, Senin (24/11/2025).
Menurut Ibu Putri Koster, mindset yang tepat menjadi kunci membangun lingkungan bersih, sehat, dan ekosistem lestari.Baca Juga:
Program PSBS PADAS menekankan pengelolaan sampah dari tingkat rumah tangga, menjadi solusi praktis bagi terciptanya desa yang bersih dan berkelanjutan.
"Sampah yang dibiarkan akan membusuk dan memicu penyakit. Jika diolah, sampah organik bisa menjadi pupuk berkualitas yang menyuburkan tanah," ujarnya, sambil menjelaskan metode pengolahan menggunakan komposter dan teba modern berbasis mikroba cair.
Sosialisasi ini merupakan bagian dari Gerakan Percepatan Pembatasan Plastik Sekali Pakai dan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber yang menyasar 57 kecamatan se-Bali.
Kegiatan ini juga menegaskan implementasi regulasi, termasuk Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 9 Tahun 2025 serta Pergub No. 97/2018 dan No. 47/2019 tentang pengelolaan sampah dan pembatasan plastik sekali pakai.
Ibu Putri menyoroti praktik pengelolaan sampah yang keliru, seperti open dumping dan pembakaran, yang menghasilkan zat berbahaya seperti dioksin.
Ia mencontohkan TPA Suwung, Denpasar, yang menjadi gunung sampah akibat menampung sampah dari empat kabupaten/kota selama puluhan tahun.
"Regulasinya sudah ada, sekarang giliran masyarakat yang harus menindaklanjuti," tegasnya.
Camat Tejakula, Kadek Agus Hartika, menegaskan bahwa sampah menjadi ancaman serius bagi lingkungan dan pembangunan.
Ia menyebut, kesadaran masyarakat dan sarana pengelolaan yang terbatas menjadi tantangan utama.
Saat ini, Kecamatan Tejakula memiliki sembilan TPS3R, bank sampah di masing-masing desa, namun pemilahan sampah di sumber masih belum optimal.
Acara dihadiri oleh Kadis PMD Dukcapil Provinsi Bali I Made Dwi Dewata, Kadis Lingkungan Hidup dan Kehutanan Made Rentin, Kadis Sosial P3A A.A. Sagung Mas Dwipayani, anggota Tim Kerja PSBS Prof. Ni Luh Kartini, Ketua TP PKK Kabupaten Buleleng Ny. Wardhany Sutjidra, serta para perbekel dan Ketua TP PKK se-Kecamatan Tejakula.
Ibu Putri menegaskan, target sosialisasi yang semula dijadwalkan selesai Desember 2025 ternyata rampung lebih awal, November ini.
Tahun depan, program akan lebih masif dengan monitoring dan evaluasi langsung ke rumah warga.*
(um)
MEDAN Forum Wartawan Pemerintah Provinsi (FWP) Sumatera Utara (Sumut) bersama Konsulat Jenderal (Konjen) India Medan menjalin silaturahm
PEMERINTAHAN
BATU BARA Dalam rangka melaksanakan pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke129 Tahun
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman menanggapi keputusan Asisten I Sekretariat Daerah Kabupate
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal meminta pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus dievaluasi secara berkal
NASIONAL
LOMBOK BARAT Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan terkait kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Lombok
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan sisa kuota internet tetap dapat digunakan hingga habis mendapat perhatian dari
NASIONAL
JAKARTA Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mencatat adanya penurunan signifikan terhadap perputaran dana judi online
NASIONAL
JAKARTA Rencana pemerintah membangun Universitas Republik Indonesia (URI) untuk mencetak calon pejabat negara mendapat sorotan dari Komisi
PENDIDIKAN
JAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto mengklaim pemerintah berhasil melakukan efisiensi anggaran dengan mencegah kebocoran keuangan negar
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah Indonesia menyiapkan rencana besar untuk memperluas jaringan perkeretaapian nasional hingga mencapai sekitar 14.000 k
NASIONAL