BREAKING NEWS
Minggu, 07 Juni 2026

MDMC dan Lazismu Aceh Bentuk Posko Respons untuk Banjir, Longsor, dan Gempa Simeulue

T.Jamaluddin - Jumat, 28 November 2025 05:24 WIB
MDMC dan Lazismu Aceh Bentuk Posko Respons untuk Banjir, Longsor, dan Gempa Simeulue
MDMC Aceh bersama Lazismu dan sejumlah organisasi otonom Muhammadiyah menggelar rapat koordinasi untuk merumuskan langkah cepat penanganan bencana yang melanda Aceh. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANDA ACEH — Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Aceh bersama Lazismu dan sejumlah organisasi otonom Muhammadiyah menggelar rapat koordinasi untuk merumuskan langkah cepat penanganan bencana yang melanda Aceh.

Rapat berlangsung pada Kamis, 27 November 2025, di Gedung Rektorat Universitas Muhammadiyah Aceh dan menjadi momentum pembentukan Pos Komando Respons (Poskor) untuk fase darurat banjir dan gempa Simeulue.

Rapat dipimpin Sekretaris MDMC Aceh, Syukri Karim. Hadir jajaran fungsionaris MDMC, termasuk dr. Aslinar, SpA, M.Biomed; Hanna Amalia, S.Psi., M.Psi.; Rusnin, SH, MH; serta perwakilan ortom Muhammadiyah.

Baca Juga:

Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Aceh, H. Muhammad Yamin Abduh, turut hadir mewakili bidang MDMC dan Lazismu.

Dari Lazismu Aceh, hadir Sekretaris Zulhilmi, SH, dan M. Khalis Surya.

Perwakilan ortom lainnya meliputi Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Aceh Zul Hafiyan serta Ketua PW IPM Aceh Arif Yandika Rahman.

MDMC memaparkan situasi bencana yang terjadi selama tiga hari terakhir melalui laporan Situation Report (Sitrep).

Banjir terjadi di Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tamiang, Aceh Besar, dan Aceh Singkil sejak 24–27 November akibat hujan deras dan luapan sungai.

Ribuan rumah terdampak dengan tingkat kerusakan ringan hingga sedang.

Di Aceh Tengah, tanah longsor pada 26 November menutup jalur utama Bireuen–Takengon.

Proses pembersihan material masih berlangsung dan akses belum normal.

Puncak krisis terjadi pada 27 November pukul 16.12 WIB ketika gempa berkekuatan magnitudo 6,3–6,5 mengguncang Simeulue.

Sejumlah bangunan rusak dan sedikitnya sepuluh atlet dilaporkan terluka.


Sebagai respons cepat, MDMC mengaktifkan Pos Komando Respons dan mengerahkan relawan di sejumlah wilayah.

Di Simeulue, jaringan MDMC mengumpulkan data terdampak, termasuk kondisi para atlet yang mengalami luka.

Koordinasi dengan relawan lokal terus diperkuat untuk asesmen lanjutan.

Di wilayah banjir, petugas melaporkan debit air mulai menurun meski beberapa titik masih tergenang.

Sementara di Aceh Tengah, akses jalur longsor masih terhambat. Warga Simeulue masih berada di titik aman sembari menunggu arahan resmi.

Relawan MDMC saat ini tengah memverifikasi kerusakan rumah, fasilitas umum, dan infrastruktur untuk menentukan kebutuhan prioritas.

MDMC mengidentifikasi sejumlah kebutuhan penting, meliputi makanan siap saji, air bersih, selimut, hygiene kit, perlengkapan bayi dan lansia, tenda darurat, penerangan, serta layanan kesehatan dan pendampingan psikososial.

Untuk jangka menengah, diperlukan pemulihan ekonomi, perbaikan rumah, dan layanan kesehatan lanjutan.

MDMC Aceh juga merekomendasikan pemerintah dan pihak terkait untuk:
-Mempercepat pembukaan akses jalan dan jembatan yang rusak
-Mengoptimalkan pendataan kerusakan bangunan dan infrastruktur
-Meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi hujan dan gempa susulan

Penggalangan Donasi
Untuk mendukung penanganan darurat, MDMC bersama Lazismu membuka kanal donasi untuk Banjir Aceh dan Gempa Simeulue.

Masyarakat dapat menyalurkan bantuan melalui rekening:*

-Bank Aceh: 6100 199000 1400
-Bank BSI: 700 177 5914
-Bank Muamalat: 241 0037 055

(dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
PW 'Aisyiyah Aceh Gelar Workshop Manajemen Daycare Lansia Seudati, Perkuat Komitmen Pelayanan bagi Usia Senja
Lazismu Salurkan Bantuan untuk Perbaikan TK ABA Arul Pertik Lewat Program Save Our School
LAZISMU Salurkan Bantuan ke 17 Sekolah di Aceh, Total 300 Sekolah Disasar Nasional lewat Program Save Our School 2025
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru