JAKARTA UTARA – Sebanyak 18 siswa SD 01 Kalibaru mengalami luka-luka setelah ditabrak mobil pengangkut Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (11/12/2025) pagi.
Mobil menghantam gerbang sekolah dan menabrak siswa yang sedang mengikuti kegiatan literasi pagi.
Kejadian ini membuat panik guru dan orangtua. Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subasri mengungkap fakta baru dari pengakuan sopir, berinisial AI.
"Sopir hendak mengantarkan MBG ke sekolah. Posisi jalan menanjak, kondisi rem mobil kurang pakem. Saat diinjak, yang dikira rem ternyata gas," ujar Bobi kepada wartawan.
Bobi menambahkan, sopir yang mengendarai mobil merupakan pengganti.
Sopir utama sedang sakit, dan AI baru kedua kali mengemudikan kendaraan operasional tersebut. AI juga didampingi kenek berinisial MRR.
"Benar, sopir ini pengganti. Ini kedua kalinya dia mengemudi mobil operasional," jelas Bobi.
Kasatlantas Jakarta Utara, Kompol Ridha Aditya, menjelaskan mobilMBG memang rutin mengantarkan makanan setiap pagi.
Namun, hari itu kendaraan terlambat dan sempat berputar balik di depan sekolah sebelum masuk area SDN Kalibaru.
"CCTV menunjukkan kendaraan menabrak pagar sekolah yang masih tertutup, lalu terus melaju ke halaman tempat puluhan siswa berada," ujar Ridha.
Seorang saksi, Ahmad Rifai (30), menambahkan mobil melaju kencang dan menabrak gerbang hingga ambruk.
Rifai membantu mengevakuasi empat siswa, termasuk satu yang kritis terjepit di belakang mobil.
Data terkini mencatat 19 siswa dan satu guru menjadi korban. Mereka dirawat di RSUD Koja dan RSUD Cilincing.
Polisi telah mengamankan sopir dan pendampingnya untuk pemeriksaan lebih lanjut.
"Penyelidikan masih dilakukan, termasuk dugaan rem blong dan kecepatan kendaraan sebelum menabrak pagar," kata Ridha.
Polres Metro Jakarta Utara memastikan kasus ini akan ditangani secara tuntas untuk mengetahui penyebab pasti dan memastikan keselamatan anak-anak di lingkungan sekolah.*
(tm/ad)
Editor
: Abyadi Siregar
18 Siswa SD Kalibaru Luka-Luka Usai Ditabrak Mobil MBG, Sopir: Dikira Injak Rem, Ternyata Gas