Ditanya Soal 2.000 SGD Hilang dari Amplop Bupati Kuansing, Raja Juli Cuma Jawab 'Maaf'
JAKARTA Ketua DPRD Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Juprizal, mengaku tidak mengetahui adanya selisih uang 2.000 Dollar Singapura
NASIONAL
JAKARTA – Satu keluarga di Jalan Warakas 5 Gang 10, Tanjung Priok, Jakarta Utara, diduga menjadi korban keracunan.
Peristiwa tragis ini menewaskan tiga anggota keluarga, sementara satu orang selamat dan tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja.
Berdasarkan keterangan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, korban tewas terdiri atas seorang ibu berinisial SS (50), anak perempuan AAL (27), dan anak laki-laki AAB (13).Baca Juga:
Sementara satu anggota keluarga, ASJ (22), selamat dan saat ini mendapatkan perawatan intensif.
Polisi masih melakukan autopsi terhadap jasad ketiga korban untuk memastikan penyebab kematian.
"Saat ini tiga jenazah dibawa ke RS Polri untuk dilakukan autopsi, dan satu orang yang selamat dirawat di RSUD Koja," ujarnya, Jumat (2/1/2026).
Kondisi tubuh korban yang meninggal menimbulkan pertanyaan serius.
Menurut Kanit Resmob Polres Metro Jakarta Utara, Iptu Seno Adji, tubuh ketiga korban ditemukan dalam kondisi melepuh, dengan busa putih keluar dari mulut mereka.
"Secara kasatmata ada kondisi melepuh di sekitar tubuh. Untuk lebih dalamnya, akan dijelaskan setelah pemeriksaan lebih lanjut," kata Seno.
Dugaan sementara, peristiwa ini terkait keracunan. RT setempat menyebut bahwa korban selamat juga mengalami luka melepuh pada kulitnya.
"Pak RT teriak ada keracunan, minta tolong panggil ambulans," jelas Zen, anggota Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM).
Di lokasi kejadian, polisi menemukan botol minuman kemasan dan sisa makanan sebagai barang bukti.
"Barang bukti yang diamankan berupa botol minuman dan beberapa bekas makanan, termasuk telepon seluler korban," ungkap Iptu Seno.
Menurut keterangan warga, korban ibu merupakan seorang single parent.
Saksi yang selamat sempat berpapasan dengan salah satu korban pada Kamis (1/1) malam. Saksi lainnya baru tiba di lokasi dan mendengar korban selamat meminta tolong saat mandi.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Onkoseno Gradiarso Sukahar, menyatakan pihak kepolisian masih menyelidiki sumber keracunan serta memastikan tidak ada unsur pidana lain.
Peristiwa ini menjadi perhatian serius aparat kepolisian dan masyarakat setempat, sementara keluarga korban tengah menunggu hasil autopsi untuk mengetahui penyebab pasti tragedi yang menewaskan satu keluarga ini.*
(cn/ad)
JAKARTA Ketua DPRD Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Juprizal, mengaku tidak mengetahui adanya selisih uang 2.000 Dollar Singapura
NASIONAL
JAKARTA Ketua DPRD Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Juprizal, mengaku tidak mengetahui adanya selisih uang 2.000 Dollar Singapura
NASIONAL
KARO Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menyampaikan permintaan maaf kepada warga Kabupaten Karo, Sumatera Utara, menyusul dugaa
NASIONAL
JAKARTA Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian meminta pemerintah memberikan pilihan kepada siswa sekolah dasar (SD) dalam menentukan
NASIONAL
BANDA ACEH Sebanyak 215 personel gabungan Polda Aceh dan Polresta Banda Aceh dikerahkan untuk mengamankan pelaksanaan Expo dalam rangka
PERISTIWA
JAKARTA Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa menegaskan tidak akan mundur dalam menghadapi perkara dugaan tudingan ijazah palsu Presiden k
PERISTIWA
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengusulkan agar Indonesia membuka peluang kewarganegaraan ganda bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yan
POLITIK
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota
PEMERINTAHAN
BALIKPAPAN PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS) berhasil meningkatkan produktivitas sejumlah sumur migas di Kalimantan Timur melalui pen
EKONOMI
JAKARTA Patriot Bond diproyeksikan menjadi salah satu instrumen untuk menghimpun dana murah dalam jumlah besar di luar APBN guna membiay
EKONOMI