BREAKING NEWS
Jumat, 01 Mei 2026

Truk Sapi Keluar Bali Saat Lockdown Akibat Darurat LSD di Jembrana, Siapa Bertanggung Jawab?

- Jumat, 16 Januari 2026 11:13 WIB
Truk Sapi Keluar Bali Saat Lockdown Akibat Darurat LSD di Jembrana, Siapa Bertanggung Jawab?
sebuah truk pengangkut sapi berwarna oranye melintas keluar Bali dari Desa Candikusuma, Kecamatan Melaya, pada 15 Januari 2025. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Koordinasi atau Lempar Tanggung Jawab?

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Dr. I Wayan Sunada, menegaskan sejumlah langkah telah dilakukan: pengetatan lalu lintas ternak antar kabupaten/pulau, distribusi disinfektan, penyemprotan insektisida, dan rapat koordinasi lintas kabupaten/kota.

Namun Kepala BBVet Denpasar, drh. Imron Suandy, menegaskan:

"Sepenuhnya kewenangan pengaturan di daerah ada pada dinas."

Kondisi ini memunculkan kesan tanggung jawab saling lempar, sementara truk sapi tetap bisa melintas.

Dugaan Pelanggaran Hukum

Jika video tersebut benar, pelanggaran serius bisa terjadi, termasuk:

1. UU No. 18 Tahun 2009 jo. UU No. 41 Tahun 2014: larangan mengeluarkan atau memasukkan hewan dari daerah wabah, pidana penjara hingga 5 tahun dan/atau denda Rp1,5 miliar.
2. UU Karantina Hewan (UU No. 21 Tahun 2019): mengeluarkan hewan tanpa dokumen sah, pidana penjara 2–10 tahun dan denda hingga Rp10 miliar.
3. Dugaan kelalaian atau pembiaran pejabat, berpotensi pidana penyalahgunaan wewenang.

Pertaruhan Bali

Kasus ini bukan sekadar satu truk sapi. Ini ujian terhadap sistem pengawasan negara, kepatuhan peternak kecil, dan kepercayaan publik.

Jika benar sapi lolos, risiko yang dihadapi Bali mencakup:
- Penyebaran wabah lebih luas
- Kerugian ekonomi peternak kecil
- Tuntutan hukum dan administrasi terhadap pejabat
- Erosi kepercayaan publik

Publik kini menunggu keterbukaan data Laporan Hasil Uji (LHU) dan tindakan tegas pemerintah. Tanpa langkah serius, kontroversi ini bisa memperparah dampak LSD di Pulau Dewata.*

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kapolres Gianyar Gelar “Jumat Curhat” di GKPB Margi Kahuripan, Dengarkan Aspirasi Warga
Prakiraan Cuaca Bali Hari Ini, Jumat 16 Januari 2026: Sejumlah Wilayah Hujan Petir
Kini Berobat Lebih Mudah: Pemkab Deli Serdang Hadirkan PAS JEMPOL dan PAS PULA
DPRD Binjai Pastikan Warga Bisa Berobat Gratis, Bantah Pernyataan Gubernur Sumut
Kawal Transisi Energi, Kemenkum Bali Soroti Kepastian Regulasi Virtual Power Plant
Program UHC Belum Maksimal: Bobby Nasution Kecewa, Warga Deli Serdang Masih Sulit Akses Berobat Gratis
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru