Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, turun langsung ke lokasi longsor di Kampung Pasir Kuning, RW 10 dan 11, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (24/1/2026). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
BANDUNG BARAT – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, turun langsung ke lokasi longsor di Kampung Pasir Kuning, RW 10 dan 11, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (24/1/2026).
Dalam kunjungan itu, Dedi mengungkap temuan alih fungsi lahan yang diduga menjadi pemicu bencana.
"Faktornya sudah bisa kita lihat. Kebun sampai ke atas, pakai plastik. Ini jelas alih fungsi lahan," ujar Dedi, yang akrab disapa Kang Demul.
Ia menambahkan, area longsor yang menggunakan plastik mulsa dan dibuka hingga puncak bukit meningkatkan risiko tanah ambles.
Dalam kesempatan tersebut, Dedi turut membantu evakuasi korban yang tertimbun longsor.
Proses evakuasi berlangsung lebih dari satu jam karena kondisi tanah yang tidak stabil dan tumpukan batu serta pohon yang menimpa korban.
"Ada korban yang sedang tidur, tergulung kasur dan selimut, kemudian tertimpa batu dan pohon. Itu yang membuat proses evakuasi menjadi sulit," ungkapnya.
Hingga kini, data jumlah korban masih terus berubah dan sedang didata pihak berwenang.
Sebagai langkah mitigasi, Pemprov Jawa Barat akan merelokasi seluruh rumah warga di sekitar lokasi bencana.
Dedi menilai kawasan tersebut tidak lagi aman untuk dihuni dan berpotensi terjadi longsor susulan.
"Warga harus segera direlokasi dan kawasan ini sebaiknya dihutankan saja," kata Dedi.
Selain itu, Pemprov Jabar menyiapkan bantuan santunan bagi keluarga korban.