BREAKING NEWS
Senin, 26 Januari 2026

Tingginya Kecelakaan Kereta Api di Sumut, Fraksi PKS DPRD Desak Negara Turun Tangan

Raman Krisna - Sabtu, 24 Januari 2026 22:21 WIB
Tingginya Kecelakaan Kereta Api di Sumut, Fraksi PKS DPRD Desak Negara Turun Tangan
kecelakaan tragis di Tebing Tinggi, Sumut, yang menewaskan sembilan orang dalam satu mobil Toyota Avanza yang ditabrak KA Sribilah Utama. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Tingkat kecelakaan kereta api di Sumatera Utara sepanjang 2025 masih menjadi perhatian serius.

Fraksi PKS DPRD Sumut menilai negara tidak boleh menutup mata terhadap keselamatan masyarakat di perlintasan sebidang, khususnya di lintas Pelabuhan Kuala Tanjung, Kabupaten Batu Bara.

Bendahara Fraksi PKS DPRD Sumut, Ahmad Hadian, menyebut kawasan ini menjadi penyumbang angka kecelakaan tertinggi.

Baca Juga:

"Dalam beberapa bulan saja, sudah lebih dari 10 kecelakaan terjadi di lintasan dari Simalungun ke Pelabuhan Kuala Tanjung. Jalur ini sangat sibuk, dan ada sekitar 18 perlintasan sebidang," kata Hadian, Sabtu (24/1/2026).

Menurut Hadian, PT KAI telah membangun tiga perlintasan pengganti (kolektor) dan menutup sisanya, tetapi banyak proyek jalan kolektor terhambat pembebasan lahan masyarakat.

Ia menekankan, penyelesaian pembebasan lahan menjadi kunci menekan angka kecelakaan.

"Bila jalan kolektor tidak segera rampung, risiko kecelakaan akan tetap tinggi. Negara harus hadir melindungi nyawa rakyat, jangan sampai korban berjatuhan karena egoisme birokrasi," tegas Hadian.

DPRD Sumut juga mencatat masih banyak perlintasan sebidang yang tidak dilengkapi palang pintu akibat pertumbuhan permukiman.

"Dulu itu persawahan, sekarang menjadi perkampungan. Balai Teknik Perkeretaapian harus menyesuaikan dengan dinamika tata ruang," tambahnya.

Kasus terbaru yang mencuat adalah kecelakaan tragis di Tebing Tinggi, Sumut, yang menewaskan sembilan orang dalam satu mobil Toyota Avanza yang ditabrak KA Sribilah Utama.

Korban terdiri dari delapan penumpang dan sopir yang sempat mendapat perawatan di rumah sakit sebelum meninggal dunia.

Meski demikian, PT KAI Divre I Sumut mencatat ada penurunan insiden tabrakan dari 55 kasus pada 2024 menjadi 39 kasus pada 2025.

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Tito Karnavian Puji Gubsu dan Bupati Tapteng, Ubah Lumpur Sungai Jadi Tanggul Penahan Banjir
Laka Lantas Maut di Depan Makam Pahlawan Padangsidimpuan, 1 Orang Tewas
SD Hutanabolon 2 Tapteng Masih Belajar di Tenda Darurat, Tito Karnavian Janji Percepat Pemulihan
Cak Imin Tetapkan Ashari Tambunan Pimpin DPW PKB Sumut Periode 2026–2031
Ribuan Pendamping Desa Sumut Ngadu ke Ijeck Usai “Dipecat” Sepihak, SK Perpanjangan Diduga Dicurangi
Perkuat Kesehatan Jasmani dan Rohani, Lapas Labuhan Ruku Laksanakan Senam Pagi Bersama
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru