Kasus Dugaan Korupsi Bantuan Banjir Samosir, Mantan Kadinsos Dituntut 4 Tahun Penjara
MEDAN Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Samosir menuntut Fitri Agust KaroKaro dengan pidana penjara selama empat tahun dalam p
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN, KARO– Warga Kabupaten Karo, khususnya yang tinggal di kawasan Berastagi, mengungkapkan keluhan terkait penataan wilayah yang dinilai semrawut, khususnya di sekitar Jalan Veteran. Kawasan tersebut menjadi sorotan karena setiap akhir pekan, trotoar yang seharusnya digunakan oleh pejalan kaki justru disulap menjadi lapak jualan oleh pedagang mingguan. Para pedagang tersebut menutup sebagian besar trotoar, membuat jalur pejalan kaki sempit dan tidak nyaman.
Penataan kawasan Berastagi yang terkesan asal-asalan ini mengundang protes, terutama di sepanjang jalan dari Tugu Kol hingga simpang Bioskop Ria. Para pedagang yang berjualan setiap hari Minggu, mulai dari pakaian, makanan, aksesoris, hingga perabotan rumah tangga, menyita sebagian besar ruang trotoar, sehingga pejalan kaki harus berjalan di badan jalan yang rentan dengan bahaya lalu lintas.
Ardy Tarigan, seorang warga yang melintas di kawasan tersebut, menyampaikan keluhannya tentang kondisi trotoar yang tertutup lapak pedagang. “Sebenarnya tidak masalah kalau mereka berjualan, tetapi jangan sampai mengabaikan hak orang lain. Kita jadi kesulitan berjalan karena trotoar yang harusnya bisa dilalui dengan dua arah, sekarang hanya bisa dipakai satu arah,” ujarnya.
Menurut Ardy, situasi ini semakin parah pada akhir pekan, di mana tidak ada pembatasan yang jelas antara kawasan jalan dan trotoar. Akibatnya, pejalan kaki sering kali terpaksa berjalan di badan jalan yang rentan dengan kendaraan yang melintas, terutama di jam-jam sibuk.
Selain itu, Yusuf, warga lain yang sering berkunjung ke Berastagi, juga menilai penataan kawasan ini semakin mengurangi kenyamanan kawasan wisata. “Berastagi adalah ikon pariwisata Kabupaten Karo. Namun, dengan kondisi yang seperti ini, kawasan ini menjadi kurang etis, apalagi bagi wisatawan yang ingin menikmati pemandangan kota. Seharusnya penataan kawasan ini memperhatikan estetika dan kenyamanan pejalan kaki,” ungkap Yusuf.
Sejumlah warga mengaku kecewa dengan Pemkab Karo yang dinilai kurang serius menangani masalah penataan kawasan wisata ini. Mereka berharap adanya perhatian lebih dari pemerintah daerah untuk menata ulang trotoar dan mengatur keberadaan pedagang agar tidak mengganggu fasilitas umum.
Seiring berkembangnya pariwisata di Berastagi, para warga berharap agar Pemkab Karo segera mengambil langkah strategis dalam merencanakan penataan kota yang lebih baik, memperhatikan kenyamanan pejalan kaki, serta meningkatkan keindahan kawasan untuk mendukung citra pariwisata Kabupaten Karo.
Hingga berita ini diturunkan, Pemkab Karo belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan yang disampaikan warga. Namun, sejumlah pihak menyarankan agar Pemkab Karo segera memperbaiki tata letak kawasan wisata, termasuk penataan trotoar dan pengaturan lapak pedagang untuk memastikan kenyamanan baik bagi pejalan kaki maupun para wisatawan yang datang. (JOHANSIRAIT)
MEDAN Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Samosir menuntut Fitri Agust KaroKaro dengan pidana penjara selama empat tahun dalam p
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Seorang pria berinisial M. Iqbal Lubis, 29 tahun, diamankan personel Polsek Sunggal setelah diduga mengacungkan senjata tajam jeni
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto belum menetapkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia sebagai bencana nasional. Menteri K
NASIONAL
BALIKPAPAN Foto Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas&039ud saat berada di Singapura menjadi perbincangan di media sosial. Pemer
NASIONAL
MEDAN Pengurus Yayasan Perguruan Tinggi Islam AlHikmah (Yaspetia) Medan mengadukan lambatnya penanganan laporan dugaan perampasan aset
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pemerintah Kota Medan memperkuat upaya penanggulangan tuberkulosis (TBC) melalui pelacakan kontak pasien dan pemeriksaan kesehatan
KESEHATAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meninjau pembangunan trotoar di Jalan Juanda dan Jalan Merak Jingga untuk meningkatkan ke
PEMERINTAHAN
ACEH BESAR Warga Ulee Kareng dan sekitarnya mengeluhkan kondisi Jalan T. Nyak Arief yang rusak parah dan dipenuhi lubang. Kerusakan jala
NASIONAL
LAMPUNG SELATAN TNI Angkatan Laut (TNI AL) bersama unsur keamanan pelabuhan menggagalkan dugaan pengiriman 4.364 cartridge liquid vape y
HUKUM DAN KRIMINAL
YOGYAKARTA Indonesia bersama negaranegara ASEAN memperkuat kerja sama pengembangan koperasi pertanian untuk mendukung swasembada pangan
PERTANIAN AGRIBISNIS