Tim rescue dari Pos SAR Batam langsung dikerahkan dengan jarak 20,7 kilometer dari pos. Operasi melibatkan Basarnas, VTS Batam, Polairud Polda Kepri, serta pihak PT ASL Shipyard Indonesia.
Peralatan yang digunakan termasuk rubber boat bermesin, drone thermal, perangkat komunikasi, dan perlengkapan evakuasi.
Fazzli menegaskan, keberhasilan menemukan Yusuf adalah hasil kerja kolaboratif tim SAR gabungan.
"Kolaborasi ini menjadi bukti sinergi antara pemerintah, aparat, dan pihak swasta dalam menanggulangi kecelakaan laut," ujarnya.*